Sumber foto: Google

Rahasia Dengkuran Kucing: Lebih dari Sekadar Tanda Senang

Tanggal: 26 Agu 2025 19:36 wib.
Dengkuran kucing, atau purring, seringkali kita anggap sebagai tanda kebahagiaan dan kepuasan. Saat mereka meringkuk di pangkuan kita, suara getaran lembut itu terasa begitu menenangkan. Namun, di balik kehangatan itu, tersembunyi rahasia ilmiah yang jauh lebih dalam. Dengkuran kucing adalah salah satu fenomena biologis paling menarik yang memiliki banyak fungsi, mulai dari komunikasi hingga penyembuhan diri.Lebih dari sekadar ekspresi emosi, dengkuran adalah mekanisme kompleks yang dikendalikan oleh sistem saraf pusat kucing. Getaran ini dihasilkan oleh kontraksi ritmis otot-otot di laring dan diafragma. Getaran tersebut menciptakan aliran udara yang bergetar saat keluar dan masuk melalui pita suara, menghasilkan suara dengkuran yang khas. Uniknya, kucing bisa mendengkur saat menghirup maupun mengembuskan napas, sebuah kemampuan yang jarang ditemukan pada hewan lain.Fakta menariknya, kucing tidak hanya mendengkur saat merasa senang. Mereka juga mendengkur saat merasa kesakitan, tertekan, atau terluka parah. Para ilmuwan percaya bahwa dengkuran pada frekuensi rendah umumnya antara 25 dan 150 Hertz memiliki efek terapeutik. Frekuensi ini sama dengan yang digunakan dalam terapi getaran untuk membantu penyembuhan tulang dan otot pada manusia. Teori ini didukung oleh pengamatan bahwa kucing memiliki tingkat penyembuhan tulang yang sangat cepat. Dengan kata lain, dengkuran bisa menjadi cara kucing untuk mengobati diri sendiri dan mempercepat pemulihan.Dengkuran juga memainkan peran vital dalam komunikasi. Anak kucing mendengkur saat menyusu untuk memberi tahu induknya bahwa mereka baik-baik saja dan aman, sementara sang induk mendengkur untuk menenangkan dan membimbing anak-anaknya. Dalam interaksi dengan manusia, dengkuran bisa menjadi permintaan, misalnya saat kucing ingin makan atau meminta perhatian. Ini adalah cara mereka berinteraksi dan memperkuat ikatan dengan kita.Jadi, suara dengkuran yang kamu dengar bukanlah sekadar ekspresi emosional, tetapi sebuah bahasa kompleks yang mengungkapkan berbagai kebutuhan biologis dan sosial. Ini adalah bukti betapa menakjubkannya mekanisme yang dimiliki hewan peliharaan kita, yang memungkinkan mereka tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga berkembang.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved