Pelindo Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru: Siapkan Life Jacket dan Tingkatkan Kesiapan Pelabuhan
Tanggal: 31 Des 2025 08:04 wib.
Menjelang periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengambil berbagai langkah strategis untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan layanan angkutan laut. Dengan prediksi lonjakan pergerakan penumpang yang kembali meningkat pada akhir tahun ini, Pelindo menjadikan pencegahan risiko keselamatan sebagai prioritas utama. Untuk itu, pihak perusahaan menyiapkan ratusan jaket pelampung (life jacket) di pelabuhan-pelabuhan penumpang strategis di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko di tengah arus mobilitas yang padat. AkuratKesiapsiagaan Menyambut NataruLife jacket yang disiapkan Pelindo bukan sekadar simbol kesiapsiagaan, tetapi merupakan bentuk nyata dukungan perusahaan dalam menjaga keselamatan para penumpang kapal laut. Alat keselamatan ini diposisikan di sejumlah pelabuhan penumpang utama, termasuk Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Manado, serta pelabuhan di wilayah Nusa Tenggara Timur seperti Kupang, Maumere, Waingapu, Ende-Ippi, dan Kalabahi. AkuratAli Sodikin, Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, menyatakan bahwa penyediaan jaket pelampung ini merupakan respons langsung terhadap arahan pemerintah, khususnya dari Menteri Perhubungan, dalam rangka menyiapkan infrastruktur dan sarana pendukung transportasi laut yang aman selama libur akhir tahun. “Kami berkepentingan memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Penyediaan life jacket di pelabuhan penumpang merupakan bentuk kesiapsiagaan kami menghadapi lonjakan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru,” ujarnya. AkuratLangkah ini juga sejalan dengan proyeksi pemerintah yang memperkirakan adanya peningkatan signifikan mobilitas masyarakat di masa Nataru, seiring pulihnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat pascapandemi. Dalam kondisi seperti ini, pelabuhan menjadi salah satu simpul penting dalam jaringan transportasi nasional sehingga harus benar-benar siap menghadapi lonjakan layanan. Liputan6Fokus Pada Keselamatan dan Kelancaran LayananSelain penyediaan jaket pelampung, Pelindo memperkuat kesiagaan operasional di pelabuhan, termasuk peningkatan pengawasan kegiatan di area penumpang, pengaturan arus keluar masuk pengguna jasa, serta koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi kepadatan maupun potensi gangguan layanan. Operasional ini mencakup berbagai upaya teknis untuk menjaga agar layanan angkutan laut tetap lancar, aman, dan tertib bagi semua pihak. AkuratUpaya kesiapan ini tidak hanya berhenti pada penyediaan peralatan keselamatan, tetapi juga mencakup penguatan aspek pelayanan lain seperti ruang tunggu, fasilitas pendukung, serta alur informasi agar penumpang mendapatkan layanan yang optimal selama periode padat. Bahkan Pelindo memastikan 63 terminal penumpang dan roro siap memberikan layanan optimal selama Nataru, termasuk fasilitas layak bagi keluarga, ruang kesehatan, hingga pusat informasi yang dapat membantu pengguna jasa. www.jpnn.comPeningkatan Koordinasi Antar InstansiKesiapan Pelindo juga melibatkan sinergi dengan berbagai pihak seperti otoritas kepelabuhanan, instansi terkait di tingkat pusat dan daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya. Koordinasi ini penting untuk memastikan bahwa setiap potensi gangguan layanan dapat dicegah sejak dini dan ditangani secara cepat dan efektif apabila terjadi. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Pelindo untuk memastikan arus transportasi nasional tetap berfungsi baik meskipun menghadapi lonjakan aktivitas angkutan laut di masa libur akhir tahun. AkuratDalam konteks ini, Pelindo juga menegaskan bahwa penyelenggaraan layanan selama Nataru akan sejajar dengan standar keselamatan internasional khususnya bagi pengguna jasa kapal laut yang rentan terhadap risiko keselamatan di perairan. Penempatan jaket pelampung standar keselamatan menjadi bagian dari strategi mitigasi risiko yang lebih luas, termasuk langkah respons cepat jika terjadi kondisi darurat. AkuratMenjawab Tantangan Peningkatan MobilitasSeiring dengan semakin meningkatnya mobilitas masyarakat di Indonesia pada masa liburan panjang, sektor transportasi menghadapi tantangan besar untuk menjaga agar layanan tetap andal dan terpercaya. Peningkatan permintaan terhadap layanan angkutan laut menuntut kesiapan infrastruktur pelabuhan yang mumpuni, sumber daya manusia yang berpengalaman, serta sarana keselamatan yang lengkap. Liputan6Pihak pemerintah sendiri terus mendorong berbagai upaya agar layanan transportasi umum termasuk angkutan laut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat pekerja maupun pelancong selama periode liburan. Pelindo sebagai operator pelabuhan nasional turut berperan aktif dalam mendukung strategi ini, termasuk dengan langkah-langkah antisipatif yang telah dilakukan jauh sebelum puncak arus Nataru. Liputan6Harapan dan Evaluasi Akhir TahunDengan langkah kesiapsiagaan yang telah direncanakan dan dijalankan, Pelindo berharap bahwa semua simpul transportasi laut dapat beroperasi dengan aman, tertib, dan lancar sepanjang masa liburan Natal dan Tahun Baru. Penyediaan jaket pelampung, pengawasan arus penumpang, serta koordinasi lintas instansi dilaksanakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menggunakan kapal laut sebagai moda transportasi utama mereka pada masa liburan ini. AkuratKe depan, evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan sarana, pelayanan, dan aspek keselamatan lainnya diharapkan dapat menjadi bekal penting dalam menyusun strategi operasional yang lebih baik di masa mendatang, terutama menghadapi musim libur panjang lainnya. Melalui keterlibatan semua pihak yang terkait, termasuk pemerintah, operator pelabuhan, dan stakeholder transportasi, Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan infrastruktur untuk angkutan laut yang lebih aman dan efisien di masa depan.