Ormas Laskar Merah Putih Ricuh di Kantor Dinkes Kabupaten Bekasi, Begini Kronologinya
Tanggal: 22 Mar 2025 14:26 wib.
Tampang.com | Sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) Laskar Merah Putih mengamuk di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, yang berlokasi di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Insiden ini terjadi pada Selasa (18/3/2025) pukul 09.00 WIB dan terekam kamera pengawas (CCTV).
Dalam rekaman tersebut, seorang anggota ormas tampak melempar tong sampah berisi dedaunan kering ke depan pintu masuk kantor. Tak lama kemudian, anggota lainnya menuangkan isi sampah ke lantai, disusul aksi menuangkan air dari galon minuman.
Tak hanya merusak fasilitas, seorang anggota ormas juga terlihat cekcok dengan pegawai Dinkes yang mengenakan seragam dinas. Sementara itu, anggota lainnya menantang pihak kantor melalui kamera CCTV, mengajak untuk bertemu di luar.
Penyebab Kericuhan
Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Umboh, menjelaskan bahwa ormas datang untuk bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Namun, saat tiba di lokasi, kepala dinas tidak ada di tempat karena sedang menghadiri rapat.
Merasa tidak diterima dengan baik, anggota ormas pun melampiaskan amarah dengan mengotori lantai, membuang sampah, dan menghamburkan air. Aksi ini membuat pegawai merasa ketakutan dan tidak nyaman bekerja, sehingga kejadian ini dilaporkan ke kepolisian.
Berakhir Damai dengan Mediasi
Setelah insiden ini viral dan menjadi perhatian publik, kepolisian memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak. Dalam pertemuan tersebut, Laskar Merah Putih meminta maaf kepada pihak Dinkes Kabupaten Bekasi dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Mediasi berlangsung kondusif dan kedua belah pihak akhirnya saling memaafkan serta sepakat untuk tidak saling menuntut.
Kesimpulan
Aksi anarkis yang dilakukan oleh anggota Laskar Merah Putih di Kantor Dinkes Kabupaten Bekasi berawal dari ketidakhadiran kepala dinas saat mereka datang. Namun, tindakan yang dilakukan justru berujung pada perbuatan yang mengganggu ketertiban.
Meski insiden ini telah diselesaikan secara damai, kejadian ini menjadi peringatan bagi ormas agar lebih mengedepankan dialog daripada aksi kekerasan dalam menyampaikan aspirasi mereka.
4o