Mengapa Idul Fitri Disebut Lebaran di Indonesia? Ini Asal-usulnya
Tanggal: 25 Mar 2025 14:54 wib.
Tampang.com | Setiap kali Idul Fitri tiba, masyarakat Indonesia lebih akrab dengan sebutan Lebaran. Istilah ini begitu lekat dalam budaya Indonesia, meskipun perayaan Idul Fitri juga dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Namun, tahukah Anda bahwa kata "Lebaran" tidak ditemukan dalam bahasa Arab dan hanya digunakan di Indonesia? Berikut asal-usulnya.
Apa Arti Lebaran?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Lebaran diartikan sebagai hari raya umat Islam yang jatuh pada 1 Syawal setelah berakhirnya bulan Ramadhan. Perayaan ini menjadi momen penting bagi umat Islam untuk merayakan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Asal-usul Kata "Lebaran"
Meskipun tidak ada kesepakatan mutlak mengenai asal-usulnya, terdapat beberapa teori yang menjelaskan dari mana istilah "Lebaran" berasal.
1. Berakar dari Tradisi Hindu
Menurut budayawan MA Salmun, istilah Lebaran berasal dari tradisi Hindu yang berarti selesai, usai, atau habis. Dalam konteks ini, Lebaran melambangkan berakhirnya bulan puasa Ramadhan.
Para Wali Songo diyakini menggunakan istilah ini untuk mempermudah transisi budaya bagi masyarakat Hindu yang baru memeluk Islam, sehingga mereka tidak merasa asing dengan istilah dalam ajaran Islam.
2. Berasal dari Kata "Lebar" dalam Bahasa Betawi
Menurut Ibnu Hamad, seorang Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, kata Lebaran berasal dari bahasa Betawi, yakni dari kata "lebar" yang berarti luas.
Maknanya berkaitan dengan perasaan lapang dada saat Idul Fitri, di mana umat Islam saling bermaafan dan merayakan hari raya dengan penuh keikhlasan dan kebahagiaan.
3. Berasal dari Kata "Lebar" dalam Bahasa Jawa
Versi lain menyebutkan bahwa Lebaran berasal dari bahasa Jawa, tepatnya dari kata "lebar" yang berarti selesai.
Menurut ahli bahasa Zamzani dari Universitas Negeri Yogyakarta, kata "lebar" sering digunakan dalam bahasa Jawa untuk menunjukkan sesuatu yang telah berakhir, misalnya:
"Lebar udan" berarti hujan telah reda
"Lebar mangan" berarti makan telah selesai
Dalam konteks Idul Fitri, Lebaran menandakan selesainya bulan Ramadhan dan dimulainya perayaan kemenangan.
Lebaran Bukan Kata Serapan dari Bahasa Arab
Bahasa Arab memiliki banyak istilah untuk menyebut Idul Fitri, tetapi tidak ada kata "Lebaran" dalam bahasa Arab.
Menurut pengamat bahasa Ivan Lanin, istilah ini merupakan murni bahasa lokal Indonesia dan bukan serapan dari bahasa asing. Kata ini tersusun dari suku kata "le+ba+ran" dan berkembang sebagai bagian dari tradisi Islam di Indonesia.
Kesimpulan
Meskipun ada beberapa versi mengenai asal-usulnya, kata "Lebaran" adalah bagian dari warisan budaya Indonesia yang mencerminkan akulturasi antara Islam dan tradisi lokal.
Apa pun asal-usulnya, Lebaran telah menjadi simbol kemenangan, kebersamaan, dan kesempatan untuk mempererat silaturahmi di Indonesia. Maka, saat hari raya tiba, jangan lupa untuk saling memaafkan dan berbagi kebahagiaan dengan sesama!