Lebaran di Rumah Megawati, Pramono dan Rano Karno Dicecar Soal Jakarta
Tanggal: 31 Mar 2025 18:32 wib.
Tampang.com | Momen Idul Fitri biasanya menjadi ajang silaturahmi penuh kehangatan. Namun, di kediaman Megawati Soekarnoputri, suasana berbeda terjadi. Di sela perayaan Lebaran, Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakilnya, Rano Karno, tetap membahas berbagai persoalan krusial di Jakarta.
Diskusi Serius di Tengah Halalbihalal
Pramono mengungkapkan bahwa dalam kunjungannya ke rumah Megawati, banyak isu Jakarta yang dibahas. Mulai dari banjir, kemacetan, sampah, hingga program Kartu Jakarta Pintar (KJP).
"Walaupun halalbihalal, tetap banyak persoalan Jakarta yang kami bahas. Saya dan Bang Doel (sapaan akrab Rano Karno) dicecar soal banjir, macet, hingga pembagian KJP," ujar Pramono.
Banjir, Kemacetan, dan Sampah Jadi Sorotan
Dalam diskusi tersebut, Megawati mempertanyakan kesiapan Pemprov DKI Jakarta dalam menangani banjir, terutama banjir rob. Pramono menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan 500 pompa air dan berencana meninggikan tanggul di Muara Angke hingga 2,5 meter.
"Alhamdulillah, sebagian besar bisa kami jawab. Termasuk prediksi banjir rob pada 28-30 Maret, yang akhirnya tidak terjadi, tapi tetap kami siagakan," katanya.
Selain itu, masalah kemacetan dan pengelolaan sampah juga menjadi pembahasan utama. Pramono memastikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi untuk perbaikan infrastruktur.
Normalisasi Kali Ciliwung Akan Dilanjutkan
Setelah Lebaran, Pramono dan Rano berencana untuk melanjutkan proyek normalisasi Kali Ciliwung, mengingat kontribusinya terhadap banjir di Jakarta cukup besar.
"Normalisasi Ciliwung harus terus dilakukan karena menyumbang 40% dari permasalahan banjir Jakarta," ujar Pramono.
Kesimpulan
Di tengah suasana Lebaran yang penuh kehangatan, diskusi serius tentang Jakarta tetap menjadi perhatian utama. Pramono dan Rano Karno menunjukkan bahwa sebagai pemimpin, mereka tetap fokus mencari solusi bagi permasalahan ibu kota.