Jakarta Darurat Sampah: Rano Karno Serukan Pembangunan 4 Fasilitas RDF Plant

Tanggal: 24 Feb 2025 21:42 wib.
Tampang.com | Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, baru-baru ini mengungkapkan rencana ambisiusnya untuk mendirikan sejumlah fasilitas pengolahan sampah berteknologi Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di ibu kota. Menurut Rano, satu-satunya fasilitas RDF yang berada di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, tidak dapat memenuhi kebutuhan pengolahan sampah yang terus meningkat. Hal ini dikarenakan volume sampah harian di Jakarta yang mencapai angka fantastis, yaitu sekitar 8.000 ton. 

"Sampah yang dihasilkan Jakarta setiap hari sangatlah besar. Fasilitas di Rorotan hanya mampu menangani 2.500 ton. Lalu, sisanya akan dibuang ke mana? Jika tidak ditangani dengan baik, kita akan kembali bergantung pada tempat pembuangan akhir yang ada di Bantargebang,” papar Rano saat memberikan keterangan di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (23/2). 

Rano menekankan perlunya tambahan empat RDF Plant di Jakarta agar proses pengelolaan sampah dapat berlangsung secara efisien. Dia mengusulkan agar fasilitas-fasilitas ini didirikan di berbagai lokasi strategis untuk mencegah sampah dari satu wilayah melintasi kota lainnya dalam proses pengolahan. "Sampah dari Jakarta Utara sebaiknya diproses di lokasi yang sama, begitu juga untuk Jakarta Barat. Ini akan meningkatkan daya tampung dan efisiensi pengelolaan sampah," lanjutnya.

Masalah pengelolaan sampah di Jakarta, menurut Rano, semakin rumit akibat keterbatasan lahan dan fasilitas yang ada. "Saat ini kita sudah tidak memiliki cukup lahan untuk pengelolaan sampah. Untungnya, kita masih dapat bekerja sama dengan TPST Bantar Gebang di Bekasi, namun seiring waktu, kawasan tersebut juga akan berisiko kewalahan dalam menampung sampah Jakarta,” ungkapnya. 

Dalam menghadapi tantangan ini, Rano berpendapat bahwa solusi yang memungkinkan dalam pengelolaan sampah ialah mengimplementasikan teknologi canggih. "Kita memiliki dua pilihan utama, yaitu mendirikan RDF atau Intermediate Treatment Facility (ITF). Ini adalah instrumen yang harus dipilih untuk menyelesaikan masalah pengelolaan sampah di Jakarta," tutupnya.

Meski demikian, Rano belum memberikan timeline pasti untuk pembangunan fasilitas RDF Plant baru di Jakarta. Pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan efektif menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan kota yang lebih bersih dan ramah lingkungan di masa mendatang, terutama di tengah banjirnya volume sampah yang setiap hari harus ditangani.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved