Irwan Fecho Resmi Jabat Bendahara Umum Partai Demokrat
Tanggal: 24 Mar 2025 09:30 wib.
Tampang.com | Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara resmi menunjuk Irwan Fecho sebagai Bendahara Umum (Bendum) Demokrat untuk periode 2025-2030. Irwan menggantikan Renville Antonio, yang wafat akibat kecelakaan pada 14 Februari 2025.
Tugas Berat Menggantikan Renville Antonio
Dalam pengumuman susunan pengurus baru DPP Partai Demokrat 2025-2030 pada Minggu (23/3/2025), AHY mengingatkan bahwa posisi Bendahara Umum memiliki peran krusial dalam memastikan stabilitas keuangan partai.
“Bung Irwan tugas berat untuk menggantikan sosok almarhum Renville Antonio. Semoga melanjutkan apa yang telah dijalankan oleh almarhum,” ujar AHY.
Irwan diharapkan dapat melanjutkan program keuangan partai yang telah dirancang sebelumnya serta memastikan keberlanjutan stabilitas finansial Demokrat menjelang Pemilu 2029.
Susunan Wakil Bendahara Umum Demokrat
Selain Irwan Fecho, AHY juga menunjuk 10 Wakil Bendahara Umum yang akan membantu dalam pengelolaan keuangan partai. Mereka adalah:
Sabam Sinaga
Eka Putra
M. Oki Isnaini
Lasmi Indrayani
Hendrik Sitompul
Tatyana Sentani Sutara
Edwin Janerli Tanjung
Steven E. Rumangkang
Abdul Muna Algozali
Felix Soesanto
Demokrat Perkuat Struktur Jelang Pemilu 2029
Penunjukan Irwan Fecho sebagai Bendahara Umum merupakan bagian dari restrukturisasi kepengurusan Demokrat setelah Kongres ke-6 yang digelar pada 24 Februari 2025 di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta. Dalam kongres tersebut, AHY kembali terpilih sebagai Ketua Umum setelah mendapatkan dukungan penuh dari DPD dan DPC Demokrat se-Indonesia.
AHY juga mendapat mandat besar untuk memimpin Demokrat dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029. Selain itu, dalam kongres ini, Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kembali ditetapkan sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.
Kesimpulan
Dengan ditunjuknya Irwan Fecho sebagai Bendahara Umum serta susunan pengurus baru, Demokrat semakin memantapkan langkahnya dalam menghadapi tantangan politik ke depan. Struktur kepengurusan yang baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam memenangkan Pemilu 2029 serta menjaga keberlanjutan perjuangan Partai Demokrat di kancah politik nasional.