Sumber foto: Google

GILA! Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup 2 Bulan Karena Cuaca Ekstrem, Ini Dampaknya untuk Kamu!

Tanggal: 4 Jan 2026 21:43 wib.
Jalur pendakian Gunung Merbabu di Jawa Tengah resmi ditutup sementara selama dua bulan penuh di awal tahun 2026. Keputusan ini mengejutkan banyak pendaki, terutama yang sudah merencanakan trip mendaki Merbabu di Januari atau Februari. Penutupan ini dilakukan demi alasan yang benar-benar serius: cuaca ekstrem dan risiko keselamatan yang meningkat.

Penutupan Superketat: 1 Januari – 28 Februari 2026

Mulai 1 Januari hingga 28 Februari 2026, seluruh jalur pendakian Gunung Merbabu ditutup total. Ini berarti pendaki tidak diperbolehkan sama sekali naik ke gunung selama periode ini — dari jalur Selo, Wekas, Thekelan, hingga jalur lain yang biasanya ramai dikunjungi. Keputusan ini diumumkan oleh Balai Taman Nasional Gunung Merbabu melalui kanal informasi resminya.

Penutupan dilakukan untuk keselamatan pendaki, setelah adanya peringatan potensi cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, bahkan badai petir yang bisa terjadi kapan saja di pegunungan. Cuaca ekstrem di ketinggian bisa berubah cepat dan sangat berbahaya, bahkan untuk pendaki berpengalaman sekalipun.

Bukan Isu Biasa — Ini Risiko Serius

Bukan tanpa alasan jalur pendakian ditutup dua bulan penuh. Cuaca ekstrem di pegunungan seringkali memicu insiden yang tak terduga, termasuk sambaran petir yang mematikan, lahan jalur yang licin, serta tanah longsor kecil yang berisiko besar bagi keselamatan. Untungnya, keputusan ditutup ini datang lebih awal dan bisa mencegah kecelakaan yang lebih serius.

Selain itu, pihak pengelola mengambil keputusan berdasarkan arahan dari berbagai pihak terkait, termasuk BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) yang memang memperkirakan fluktuasi cuaca yang tidak stabil selama periode ini.

Apa Artinya Bagi Kamu yang Sudah Booking?

Jika kamu sudah melakukan booking atau jadwal pendakian di tanggal yang kini termasuk dalam masa penutupan, tenang saja — ada solusi. Para calon pendaki yang sudah memesan tiket atau izin mendaki tetap bisa mendapatkan refund (pengembalian dana) atau melakukan reschedule (penjadwalan ulang) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ini tentu jadi kabar penting bagi traveler yang merencanakan liburan awal tahun atau yang sudah mempersiapkan perjalanan jauh-jauh hari.

Hati-Hati dengan Info Palsu

Balai Taman Nasional Gunung Merbabu secara tegas mengingatkan masyarakat jangan mudah percaya informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. Penutupan ini hanya dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi Balai Taman Nasional atau akun media sosial resmi mereka.

Sebab beberapa pihak tidak bertanggung jawab mungkin mencoba menyebarkan kabar palsu bahwa jalur sudah dibuka, padahal kenyataannya belum. Jadi, selalu periksa info terbaru dari sumber valid sebelum membuat rencana mendaki.

Cuaca Ekstrem di Pegunungan: Ancaman Serius

Kondisi cuaca ekstrem tidak hanya soal hujan deras. Di wilayah pegunungan seperti Merbabu, kombinasi angin kencang, suhu dingin ekstrim, dan badai petir bisa meninggalkan resiko keselamatan yang sangat tinggi. Ketika badai petir terjadi, sambaran kilat dapat menghantam objek tinggi seperti tiang, pohon, atau bahkan pendaki yang berada di titik terbuka ini bukan sekadar ancaman teoritis, tetapi sudah pernah terjadi di beberapa gunung lain di Indonesia. 

Keputusan penutupan jalur pendakian ini juga sejalan dengan kebijakan penutupan sementara beberapa jalur gunung lain di Indonesia ketika cuaca tidak bersahabat termasuk Merapi, Gede Pangrango, sampai Rinjani demi mengutamakan keselamatan manusia dan perlindungan ekosistem gunung. 

Kapan Jalur Akan Dibuka Lagi?

Yang pasti, jalur pendakian Gunung Merbabu baru akan dibuka setelah 28 Februari 2026, sesuai jadwal penutupan resmi. Namun, hal ini tetap bisa berubah jika kondisi cuaca masih dinilai berbahaya atau BMKG memberikan rekomendasi lanjutan.

Pengelola akan terus memantau cuaca dan memberi update melalui kanal resmi mereka. Jadi, tetap ikuti informasi terbaru agar kamu tidak terjebak kabar palsu atau rumor yang tidak benar.

Penutupan jalur pendakian Gunung Merbabu selama dua bulan merupakan langkah antisipatif demi keselamatan pendaki di tengah potensi cuaca ekstrem yang tinggi. Pendaki yang sudah booking tidak perlu khawatir karena refund atau reschedule dapat dilakukan. Selalu cek info dari sumber resmi agar rencana pendakianmu tetap aman dan lancar!
Copyright © Tampang.com
All rights reserved