Daya Fest 2025 Buka Peluang Pasar dan Perkuat UMKM Lewat Pembinaan

Tanggal: 29 Agu 2025 07:47 wib.
Bank SMBC Indonesia menggelar festival UMKM Daya Fest 2025 yang menampilkan produk kerajinan tangan, fesyen, dan kuliner binaan, dengan tujuan membuka akses pasar lebih luas sekaligus memberikan pembinaan berkelanjutan bagi pelaku usaha.

Direktur Utama Bank SMBC Indonesia Tbk, Henoch Munandar, menjelaskan bahwa Daya Fest bukan sekadar pameran produk, tetapi juga wadah untuk memperkuat ekosistem UMKM melalui pendampingan dan literasi keuangan.

"Kita ingin dana yang digunakan oleh rekan-rekan UMKM lebih terarah dan berdampak. Karena itu, kami imbangi dengan program Daya, financial literacy, yang sudah menjadi bagian dari ekosistem kami," kata Henoch dalam acara Daya Fest 2025 di Jakarta, Rabu.

Selain mempertemukan UMKM dengan konsumen, festival ini juga menghadirkan peluang kolaborasi dengan korporasi penyedia bahan baku untuk menjaga rantai pasok tetap berkualitas. SMBC turut mendukung pelaku usaha lewat pelatihan kapasitas diri, pengembangan berkelanjutan, hingga peningkatan daya saing usaha.

Sementara itu, Head of Communications and Daya SMBC, Andrie Darusman, menambahkan bahwa Daya Fest juga membuka ruang bagi masyarakat luas, baik nasabah maupun non-nasabah, untuk menjajaki peluang usaha tambahan.

"Di situ mereka bisa melihat alternatif usaha baru. Baik karyawan maupun pelaku usaha yang sudah berjalan, mereka bisa memanfaatkan peluang tambahan yang relevan," ujarnya.

Sejak 2021 hingga 2024, program Daya Fest telah menjangkau 10 juta peserta UMKM dan menyelenggarakan 12 ribu aktivasi untuk membantu usaha kecil menemukan dan memperluas pasar.

Tahun ini, 113 pelaku usaha binaan SMBC, termasuk dari BTPN Syariah, ikut serta memamerkan produk di ajang Daya Fest 2025. Kategori yang dikurasi mencakup handicraft, fashion, dan kuliner, dengan menekankan kualitas, keaslian, serta keautentikan produk yang diproduksi langsung oleh pelaku UMKM.

Menurut Andrie, daya beli masyarakat terhadap produk UMKM terus meningkat, terlihat dari naiknya volume produksi dan kemampuan pelaku usaha memasarkan produk secara relevan ke pasar.

"Kalau UMKM dikelola dengan baik dan bisa melihat peluang dengan jeli, peningkatan tetap bisa dilakukan," tegasnya.

Dengan ekosistem yang terintegrasi antara literasi keuangan, pelatihan, dan akses pasar, Daya Fest 2025 menjadi ruang bagi UMKM Indonesia untuk naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved