Sumber foto: Kompas.com

Arus Mudik Lebaran 2025 Meningkat Sejak H-10, Kebijakan WFA Jadi Faktor Utama

Tanggal: 25 Mar 2025 10:31 wib.
Tampang.com | Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat peningkatan arus mudik Lebaran 2025 sudah mulai terlihat sejak H-10 atau Jumat (21/3/2025). Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryo nugroho, menyebut lonjakan ini terjadi lebih cepat dari perkiraan, salah satunya akibat kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan bagi ASN dan pegawai BUMN.

"Kebijakan WFA sangat membantu mengurangi kepadatan di puncak arus mudik. H-10 saja sudah terlihat peningkatan volume kendaraan yang signifikan," ujar Agus dalam keterangannya, Senin (24/3/2025).

Trans Jawa dan Trans Sumatera Padat Pemudik

Peningkatan jumlah kendaraan terlihat di jalur utama mudik, baik di ruas jalan tol Trans Jawa maupun jalur menuju Trans Sumatera. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, arus kendaraan pada H-10 mengalami kenaikan drastis sebesar 37,5 persen.

"Tahun lalu, H-10 Lebaran tercatat ada sekitar 115.000 kendaraan yang melintas di Trans Jawa. Tahun ini, jumlahnya sudah mencapai 158.000 kendaraan," ungkap Agus.

Sementara itu, lonjakan juga terjadi di Pelabuhan Bakauheni, yang menjadi gerbang utama menuju Sumatera. Pada H-10, jumlah kendaraan yang menyeberang naik 15,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan pada H-9, lonjakan mencapai 82 persen.

Prediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 28-30 Maret 2025. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan Operasi Ketupat 2025 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, Senin (10/3/2025).

Sementara itu, arus balik diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 5-7 April 2025.

Strategi Polri: Rekayasa Lalu Lintas untuk Kelancaran Mudik

Guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa, seperti sistem ganjil-genap, contraflow, hingga one way.

"Kami akan menerapkan rekayasa lalu lintas yang fleksibel menyesuaikan kondisi di lapangan agar perjalanan masyarakat lebih lancar dan nyaman," kata Listyo.

Dengan persiapan matang dan kebijakan WFA yang membantu mengurai kepadatan, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved