Sumber foto: Unsplash

Thailand Memperkirakan 40 Juta Wisatawan Asing Tahun Ini, Sambut 9.4 Juta Wisatawan di 2024

Tanggal: 5 Apr 2024 19:00 wib.
Thailand menyambut 9,4 juta wisatawan pada tahun 2024, dan menargetkan untuk mencapai rekor 40 juta pengunjung asing tahun ini. Pada kuartal pertama tahun ini, Thailand menyambut 9,4 juta wisatawan asing, yang menyuntikkan sekitar 454,6 miliar baht ke dalam ekonomi, sebagaimana diungkapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Olahraga. Dengan ambisi untuk mencapai level pra-pandemi seperti pada tahun 2019, negara ini bertujuan menarik rekor 40 juta wisatawan pada tahun 2024. 

Festival Songkran selama 21 hari yang akan datang diperkirakan akan meningkatkan pendapatan pariwisata domestik sebesar 52,5 miliar baht, dengan provinsi-provinsi di wilayah Timur diharapkan akan merasakan manfaat paling besar, menurut Otoritas Pariwisata Thailand (TAT). Lonjakan aktivitas pariwisata ini menandakan ketahanan dan determinasi Thailand untuk membangkitkan kembali sektor pariwisatanya di tengah tantangan yang sedang berlangsung.

Thailand terus menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi pariwisata yang menarik. Dengan keindahan alam, kekayaan budaya, dan berbagai atraksi wisata yang ditawarkannya, negara ini telah menjadi tujuan impian bagi jutaan orang di seluruh dunia. Hal ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah Thailand yang mendukung pariwisata, termasuk upaya untuk meningkatkan infrastruktur dan fasilitas pariwisata yang lebih ramah lingkungan. Peningkatan jumlah wisatawan juga berdampak positif terhadap ekonomi Thailand, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan penerimaan negara.

Pencapaian Thailand dalam menarik wisatawan asing juga menjadi cerminan dari upaya bersama industri pariwisata, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang ramah wisatawan. Kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam mempromosikan pariwisata menghasilkan promosi yang efektif dan mengundang minat dari berbagai segmen pasar global.

Meskipun masa pandemi masih meninggalkan tantangan, Thailand tetap bertekad untuk menciptakan pengalaman pariwisata yang aman dan berkesan bagi para pengunjung. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan upaya-upaya pembersihan dan disinfeksi yang menyeluruh, pariwisata di Thailand dapat terus berjalan sambil memastikan keselamatan dan kesejahteraan bagi semua pihak yang terlibat.

Peningkatan jumlah wisatawan yang ditargetkan oleh Thailand juga menggambarkan komitmen negara ini dalam memperluas dan memperbaiki infrastruktur pariwisata, seperti misalnya transportasi dan akomodasi yang memadai. Hal ini diperlukan untuk mendukung kenyamanan dan keamanan pengunjung, sekaligus memperkuat citra Thailand sebagai destinasi wisata yang terkemuka di kawasan Asia Tenggara.

Perlu diperhatikan bahwa peningkatan jumlah wisatawan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi ekonomi Thailand. Peningkatan kunjungan wisatawan akan mendongkrak sektor usaha lokal, seperti restoran, hotel, dan toko suvenir. Hal ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor-sektor terkait, seperti transportasi, hiburan, dan jasa pariwisata lainnya.

Dengan target jumlah pengunjung asing yang ambisius, Thailand juga berfokus pada strategi pemasaran yang lebih luas dan penetrasi pasar yang lebih dalam. Diperlukan upaya bersama untuk meningkatkan visibilitas Thailand sebagai destinasi pariwisata unggulan, baik melalui promosi di media massa maupun strategi pemasaran digital yang cerdas. Memperluas pangsa pasar dengan menargetkan segmen wisatawan yang berbeda-beda, seperti wisatawan budaya, petualang, atau wisatawan yang mencari kesehatan dan kebugaran, dapat menjadi strategi yang efektif untuk mencapai target kunjungan.

Dalam menghadapi festival populer seperti Songkran, Thailand dapat mengambil kesempatan untuk mempromosikan budaya dan tradisi lokal yang khas. Atraksi wisata yang unik, seperti festival air tradisional, pertunjukan seni, dan kuliner lokal, dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain itu, penyelenggaraan festival tersebut juga dapat menjadi platform untuk mengembangkan kemitraan dengan pelaku usaha lokal dan mempromosikan produk-produk lokal yang berkualitas.

Dengan adanya target kunjungan wisatawan yang semakin tinggi, pihak terkait, termasuk pemerintah dan industri pariwisata, perlu terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas pariwisata. Meningkatnya jumlah kunjungan akan menuntut standar pelayanan yang tinggi, termasuk adanya inovasi dalam penyediaan layanan, pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan, dan perlindungan terhadap lingkungan alam dan budaya setempat.

Dalam konteks ini, investasi dalam pelatihan dan pengembangan SDM pariwisata juga menjadi krusial. Tenaga kerja yang kompeten dan terlatih akan mendukung upaya Thailand dalam menyediakan pengalaman pariwisata yang berkualitas dan bermakna bagi setiap pengunjung.

Sebagai destinasi pariwisata yang menjadi daya tarik utama di kawasan Asia Tenggara, Thailand terus berusaha untuk memperkuat posisinya di pasar global. Pengembangan infrastruktur, promosi pariwisata yang efektif, dan inovasi dalam pengalaman wisata adalah beberapa aspek yang perlu terus didorong untuk mencapai tujuan pariwisata yang ambisius. Dengan upaya bersama antara pemerintah, industri pariwisata, dan masyarakat, Thailand dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang memikat sekaligus berkelanjutan.

Diharapkan melalui sejumlah langkah strategis ini, Thailand dapat mencapai target kunjungan wisatawan yang lebih tinggi pada tahun-tahun mendatang, serta membuka peluang baru dalam pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Selain itu, era pasca-pandemi akan menjadi momen penting bagi Thailand dalam memperkuat fondasi pariwisata yang kokoh, sekaligus memperluas dampak positifnya terhadap ekonomi, budaya, dan masyarakat setempat.

 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved