Sumber foto: Google

Serangan Israel ke Rumah Sakit Nasser: Krisis Kemanusiaan di Gaza

Tanggal: 26 Mar 2025 09:49 wib.
Tampang.com | Serangan udara Israel pada Minggu (23/3/2025) malam menghantam Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Gaza, menewaskan lima orang, termasuk seorang pemimpin politik Hamas. Serangan ini juga merusak unit bedah rumah sakit, memaksa pasien dan tenaga medis untuk dievakuasi.

"Sebuah misil langsung menghantam lantai dua gedung darurat, menghancurkan unit bedah pria. Sebagian besar pasien berhasil dievakuasi, tetapi ada korban jiwa dan luka-luka," ujar seorang tenaga medis, Ghazi Ashour, kepada Reuters.

Dampak Terhadap Layanan Kesehatan

Dr. Atef Al Hout, Direktur Kompleks Medis Nasser, mengecam serangan tersebut sebagai bagian dari upaya sistematis untuk melumpuhkan layanan kesehatan di Gaza.

“Nasser adalah rumah sakit terbesar yang masih beroperasi di Gaza. Setelah 500 hari agresi, lebih dari 50.000 warga Gaza tewas dan lebih dari 100.000 lainnya terluka,” tegasnya.

Seorang saksi mata, Mohammad Fujo, menggambarkan kekacauan yang terjadi saat serangan menghantam rumah sakit.

"Pasien yang baru saja menjalani operasi seharusnya bisa beristirahat. Tapi tiba-tiba misil menghantam, membuat kami terjebak dalam kegelapan, debu, dan reruntuhan," katanya. "Ini rumah sakit. Tempat di mana orang mencari perlindungan dan perawatan. Jika bahkan di rumah sakit pun tidak ada keamanan, lalu di mana lagi?"

Israel Klaim Menargetkan Hamas

Militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut ditujukan kepada seorang anggota senior Hamas, Ismail Barhoum, yang saat itu sedang dirawat di rumah sakit. Israel juga menuduh Hamas menggunakan rumah sakit dan fasilitas sipil sebagai basis operasional, tuduhan yang dibantah oleh kelompok tersebut.

Konflik antara Israel dan Hamas terus berlanjut sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Meskipun sempat terjadi gencatan senjata, pertempuran kembali berkobar setelah kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan damai.

Krisis Kemanusiaan yang Meningkat

Serangan ke fasilitas medis seperti Rumah Sakit Nasser semakin memperburuk krisis kemanusiaan di Gaza. Dengan jumlah korban terus meningkat dan infrastruktur kesehatan yang semakin hancur, rakyat Gaza semakin kehilangan akses terhadap perawatan medis yang layak.

Serangan ini kembali memunculkan pertanyaan besar tentang perlindungan warga sipil dalam konflik bersenjata, serta urgensi bagi komunitas internasional untuk mengambil langkah konkret dalam mengakhiri penderitaan di Gaza.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved