Riders Tolak Pembatasan Motor Sudirman-HI

Tanggal: 4 Sep 2017 14:13 wib.
Rencana Pemerintah Provinsi DKI dalam memberlakukan peraturan pembatasan terhadap motor di Jalan Jenderal Sudirman sampai Bundaran HI menuai reaksi dari pemotor. Rencan ini ditolak oleh para riders dari berbagai komunitas.

Dalam siaran persnya, Sabtu (2/9/2017), para riders bersama LBH Jakarta akan mengadakan jumpa pers pada Minngu (3/9/2017) dalam rangka menolak rencana pembatasan motor di Sudirman-HI.

Para riders yang bergabung dalam aksi ini diantaranya Yamaha Revs CBU Indonesia (YRCI), Road Safety Association Indonesia (RSA), LBH Jakarta, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Easy Rider_Indonesia, Ninja Injection Owner (NIO), Yamaha R25 Riders Club Indonesia (YARRCI) dan Prides.

Menurut Matthew Michele Lenggu, perwakilan LBH, para riders itu menolak pembatasan motor karena peraturan ini dinilai merupakan langkah diskriminatif. Bahkan kebijakan ini dianggap riders tidak ada kajian atau dasar penelitian. Matthew mengatakan, kebijakan ini merugikan warga terutama yang mencari rezeki di atas motor. Dia menilai, kebijakan ini bisa membuat motor tak boleh melintas di seluruh jalan protokol Jakarta.

"Ini sangat diskriminatif, kalau alasannya kemacetan kenapa mobil tidak dibatasi juga? Kenapa motor saja? Padahal mobil ini penyumbang kemacetan," ucap Matthew.

"Mereka bilang Kuningan tidak dilakukan pembatasan, tapi who knows ke depannya? bisa-bisa nanti seluruh jalan diberlakukan pembatasan kendaraan bermotor. Bisa saja itu terjadi," keluh Matthew.

Matthew berharap Pemprov DKI membatalkan rencana tersebut.

 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved