Restoran di Jepang Minta Maaf Usai Tikus Ditemukan dalam Sup Miso
Tanggal: 26 Mar 2025 10:12 wib.
Tampang.com | Sebuah restoran waralaba di Jepang mendapat sorotan tajam setelah seorang pelanggan menemukan seekor tikus di dalam mangkuk sup miso yang disajikan di salah satu cabangnya di Kota Tottori. Insiden ini terjadi pada Januari 2025, namun baru mendapat perhatian luas setelah foto sup tersebut tersebar di media sosial.
Kelalaian Karyawan Jadi Penyebab Insiden
Dalam penyelidikan internal, pihak restoran menemukan bahwa kelalaian seorang karyawan menjadi penyebab utama kejadian ini. Karyawan tersebut gagal memeriksa isi mangkuk sebelum menyajikannya kepada pelanggan.
Meski demikian, perusahaan memastikan bahwa tidak ada pelanggan lain yang menerima hidangan dengan risiko kontaminasi serupa. Mereka juga menegaskan telah berkonsultasi dengan pusat kesehatan setempat pada hari kejadian.
Tanggapan Lambat, Pelanggan Geram
Permintaan maaf resmi dari restoran baru disampaikan dua bulan setelah insiden terjadi, setelah foto viral di media sosial memicu gelombang kritik dari pelanggan. Banyak yang mengecam tanggapan lambat dari pihak restoran, yang dianggap hanya bereaksi setelah kasus ini menjadi perhatian publik.
Sebagai respons, perusahaan mengeluarkan pernyataan resmi:
"Kami ingin menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan semua pihak yang merasa terganggu akibat insiden ini. Kami berkomitmen untuk memperkuat sistem pengelolaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali."
Langkah Perbaikan dan Peningkatan Kebersihan
Setelah sempat ditutup untuk inspeksi kebersihan, restoran kini kembali beroperasi dengan berbagai langkah perbaikan, di antaranya:
Menutup retakan pada bangunan yang berpotensi menjadi jalur masuk hama.
Pelatihan ketat bagi karyawan terkait manajemen kebersihan dan inspeksi makanan sebelum disajikan.
Pemeriksaan rutin setiap tiga bulan terhadap kemungkinan celah atau lubang di bangunan.
Penyimpanan limbah makanan di ruang pendingin khusus guna mencegah gangguan hama.
Langkah-langkah ini akan diterapkan di seluruh jaringan restoran, yang mencakup sekitar 2.000 cabang di Jepang.
Dengan komitmen ini, restoran berharap dapat mengembalikan kepercayaan pelanggan dan memastikan bahwa insiden serupa tidak akan terjadi lagi di masa mendatang.