Remaja India Bunuh Diri Akibat Ikut Tantangan Game Online

Tanggal: 17 Agu 2017 18:33 wib.
Tampang.com - Seorang pemuda di Anandpur, India ditemukan tewas dengan tubuh dibungkus plastik di kamar mandi rumahnya. Keluarga curiga, anak yang bernama Ankan Dey yang berusia 15 tahun tewas akibat pengaruh dari game online yang dimainkan di situs jejaring sosial Rusia.

Ankan ditemukan ketika keluarganya curiga karena dia tidak kunjung keluar dari kamar mandi pada Sabtu, 12 Agustus 2017.

Menurut keluarga, Ankan pergi untuk menadi pagi, namun setelah satu jam pintu kamar mandi tak kunjung dibuka. Keluarga khawatir dan membuka pintu dan menemukan tubuhnya tergeletak tak bernyawa di lantai. Wajahnya terbungkus lembaran plastik dan handuk diikatkan di lehernya.

Dilansir dari laman India Today, 14 Agustus 2017, polisi menduga Ankan dipengaruhi oleh permainan mematikan. Menurut mereka yang mengenal remaja tersebut, Ankan adalah pecandu game online.

Salah satu temannya memberitahu polisi bahwa Ankan memainkan permainan 'Blue Whale' di internet. Permainan ini sangat berbahaya. Pemain diharuskan melakukan 50 tantangan selama 50 hari, pada hari terakhir mereka harus bunuh diri.

"Dia mengaku pada orangtuanya bahwa dia memainkan permainan itu dan mengetahui hal itu dari teman di sekolah," kata pihak sekolah.

"Pada Sabtu, dia duduk di depan komputer setelah pulang dari sekolah. Ketika ibunya, Sampa, memanggilnya untuk makan siang, dia mengatakan dia ingin mandi dahulu. Ketika Ankan tidak keluar dari kamar mandi, kami membuka pintu secara paksa dan menemukannya terbaring kaku di atas lantai. Dia dinyatakan meninggal ketika kami membawanya ke rumah sakit," ujar ayahnya pada media lokal.

Polisi telah menyita komputer dari toko ayahnya dan telepon genggamnya untuk tes forensik guna memverifikasi klaim itu.

Tantangan "Blue Whale" adalah permainan kelompok sebaya yang dimainkan melalui situs jejaring sosial Rusia yang disebut "V Kontakte". Situs ini mirip dengan Facebook. Orang harus membuka profil di situs dan kemudian mencari "kurator" yang akan mengundang atau mengarahkan mereka ke dalam tantangan.

Permainan ini tidak hanya Ankan sebagai korbannya. Bulan lalu, seorang remaja, Manpreet Sahans dilaporkan bunuh diri dengan melompat dari sebuah bangunan di Mumbai, juga setelah memainkan permainan yang sama.

Permainan dari Rusia itu dipercaya telah mengakibatkan kematian 130 remaja. Melalui permainan itu, satu kelompok sebaya dibuat di situs sosial untuk mendorong pengguna Internet bergabung.

Seorang manajer kelompok akan memberi 'tugas' harian pada ahlinya dimana mereka harus melaksanakan selama 50 hari.Tugas itu antara lain adalah melukai diri yaitu mennyayat kulit dengan mengukir bentuk paus biru di tangan, serta menonton film horor. Tugas yang diberi akan menjadi semakin berbahaya sehingga akhirnya mereka diperintahkan membunuh diri. Dan, Ankan, warga India ini pun tewas.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved