Sumber foto: Canva

Benda yang Dilarang Dibawa Saat Memasukkan Bagasi Pesawat

Tanggal: 28 Agu 2025 14:26 wib.
Perjalanan udara memang menawarkan kecepatan dan kenyamanan. Namun, di balik itu, ada aturan ketat yang harus dipatuhi demi keselamatan semua penumpang. Salah satu aturan paling penting adalah tentang barang bawaan, terutama yang masuk ke dalam bagasi terdaftar atau bagasi yang dimasukkan ke lambung pesawat. Tidak semua barang bisa seenaknya dimasukkan ke dalam koper dan dikirim ke bagasi. Ada daftar panjang benda-benda yang dilarang, baik karena alasan keamanan, risiko kebakaran, maupun bahaya lain yang tidak terlihat.

Barang Berbahaya dan Mudah Terbakar

Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama. Karena itu, benda-benda yang mudah terbakar, meledak, atau mengandung zat berbahaya dilarang keras untuk masuk ke dalam bagasi pesawat. Aturan ini sangat ketat dan tidak bisa ditawar.

Baterai dan Perangkat Elektronik Berdaya Besar: Sebagian besar maskapai melarang baterai lithium-ion cadangan atau power bank masuk ke bagasi terdaftar. Alasannya, baterai ini berisiko mengalami korsleting yang bisa memicu kebakaran. Panas dan tekanan di dalam lambung pesawat bisa memperburuk risiko ini. Benda-benda ini harus selalu dibawa di dalam tas kabin, sehingga jika terjadi masalah, kru pesawat bisa segera menanganinya.

Korek Api dan Zat Mudah Terbakar: Korek api, baik yang biasa maupun yang menggunakan gas, serta korek api dengan cairan, tidak boleh masuk bagasi. Begitu juga dengan cairan yang mudah terbakar seperti bensin, tiner cat, dan beberapa jenis aerosol. Bahan-bahan ini sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan tekanan, yang membuatnya berpotensi memicu ledakan atau kebakaran di dalam pesawat.

Aerosol dan Gas Terkompresi: Tabung aerosol yang berisi gas mudah terbakar, seperti cat semprot atau gas camping, dilarang. Gas bertekanan tinggi seperti oksigen, propana, dan butana, yang sering ditemukan dalam tabung gas portabel, juga tidak diizinkan di bagasi pesawat karena risiko ledakan yang sangat tinggi.

Benda Tajam, Senjata, dan Replika Senjata

Meskipun terlihat lebih masuk akal untuk menaruh benda tajam di bagasi daripada di kabin, ada batasan tertentu yang harus diperhatikan. Senjata api, baik yang asli maupun replikanya, serta amunisi, tidak bisa sembarangan masuk ke dalam bagasi. Jika harus membawa, ada prosedur khusus yang sangat ketat yang harus diikuti, seperti melapor ke maskapai dan memastikan senjata dalam kondisi tidak terisi dan terkunci dengan aman.

Untuk benda tajam lainnya, seperti pisau dan gunting, biasanya diizinkan masuk bagasi terdaftar, tetapi tidak di tas kabin. Namun, aturan ini bisa berbeda tergantung maskapai dan negara, jadi ada baiknya memeriksa kebijakan spesifik terlebih dahulu.

Benda yang Berbau Menyengat dan Berisiko Rusak

Selain benda berbahaya, ada juga barang-barang yang dilarang atau tidak disarankan masuk bagasi karena bisa mengganggu penumpang lain atau berisiko rusak.


Makanan Berbau Kuat: Beberapa maskapai, terutama di Asia, melarang makanan dengan bau sangat menyengat seperti durian. Bau ini bisa menyebar ke seluruh lambung pesawat dan mengganggu kenyamanan penumpang dan kru.
Benda Rapuh dan Berharga: Maskapai seringkali tidak bertanggung jawab penuh atas kerusakan benda rapuh seperti vas, piring, atau barang pecah belah lainnya yang ada di bagasi terdaftar. Begitu juga dengan barang berharga seperti perhiasan, uang tunai, dokumen penting, atau kunci. Benda-benda ini sebaiknya selalu dibawa di tas kabin untuk menghindari risiko pencurian atau kehilangan.


Benda yang Memiliki Potensi Bahaya Tersembunyi

Ada beberapa barang yang mungkin terlihat tidak berbahaya, tetapi sebenarnya punya risiko tersembunyi.


Zat Korosif dan Beracun: Beberapa zat yang sering digunakan dalam industri atau laboratorium, seperti asam, merkuri, dan zat beracun lainnya, tidak boleh dibawa di bagasi. Zat-zat ini bisa merusak koper lain atau bahkan badan pesawat jika tumpah atau bocor.
Zat Radioaktif: Meskipun jarang, zat radioaktif dalam jumlah kecil yang digunakan untuk keperluan medis atau industri juga punya aturan ketat. Pengangkutannya harus melalui prosedur khusus dan tidak boleh dimasukkan ke bagasi terdaftar biasa.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved