Terungkap! Pencuri Harley Davidson Rp300 Juta Ditangkap, Caranya Bikin Geleng Kepala
Tanggal: 1 Feb 2026 16:41 wib.
Polresta Bandar Lampung berhasil mengamankan seorang pencuri sepeda motor mewah Harley Davidson Iron 883 bersama seorang yang diduga menadah barang curiannya setelah aksi pencurian viral di media sosial. Peristiwa ini mengguncang publik Lampung karena melibatkan motor besar bernilai sekitar Rp300 juta yang hilang secara cepat dari area parkir toko di pusat kota.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menangkap pelaku pada Jumat, 30 Januari 2026, tetapi hingga kini masih mendalami motif di balik tindak pencurian serta peran masingmasing tersangka. Penyelidikan ini masih berlangsung untuk mengungkap alasan pelaku melakukan aksi tersebut dan bagaimana penadah terlibat.
Aksi pencurian terjadi pada Kamis siang, 29 Januari 2026, di area parkir sebuah toko di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gotong Royong, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung. Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV), yang kemudian menjadi salah satu petunjuk kunci untuk penangkapan pelaku.
Rekaman CCTV menunjukkan pelaku datang seorang diri dan melakukan pendekatan dengan sangat meyakinkan. Ia berpurapura sebagai pemilik motor yang sah dengan cara menunjukkan kunci kontak motor kepada petugas parkir. Keyakinan itu cukup membuat petugas parkir mempercayainya dan membiarkan pelaku membawa motor tersebut dengan santai, tanpa kecurigaan lebih lanjut.
Salah satu saksi, juru parkir yang berada di lokasi, menceritakan bahwa motor Harley Davidson itu diparkir oleh pemiliknya di depan toko sebelum sang pemilik pergi bersama rekannya menggunakan mobil. Tak lama kemudian, datang seorang pria yang mengaku sebagai pemilik baru motor tersebut sambil menunjukkan kunci kontak yang tampak asli. Melihat seolaholah ada bukti kepemilikan, petugas parkir pun membiarkan motor itu dibawa pergi tanpa hambatan.
Baru setelah pemilik asli kembali, barulah diketahui bahwa motor besar mewah itu telah hilang. Korban kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.
Dalam penyelidikan polisi, terungkap bahwa pelaku utama yang melakukan pencurian merupakan seorang pemuda yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, seorang pria lain yang diduga menerima motor hasil curian masih berstatus saksi. Motor Harley Davidson yang hilang kemudian diduga digadaikan kepada temannya hanya dengan nilai sekitar Rp6 juta, jauh di bawah harga pasar aslinya.
Kini kedua terduga pelaku berada di ruang Unit Ranmor Satreskrim Polresta Bandar Lampung, bersama barang bukti yakni satu unit motor Harley Davidson Iron 883 yang berhasil diamankan oleh penyidik. Status hukum kedua pelaku masih dalam tahap koordinasi sebelum diumumkan lebih lanjut.
Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memanfaatkan rekaman CCTV sebagai bukti kuat untuk mengidentifikasi pelaku serta menangkapnya. Penyidik terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku termasuk proses pendalaman motif pencurian yang sempat viral di media sosial tersebut.
Kasus ini menarik perhatian publik tidak hanya karena nilainya yang besar, tetapi juga karena modus pelaku yang cukup cerdik dalam menipu petugas parkir hanya dengan menunjukkan kunci kontak sebagai bukti kepemilikan. Cara ini memperlihatkan bahwa pelaku memang telah mempersiapkan diri dengan baik dan mengetahui bagaimana caranya membuat pihak lain percaya bahwa dia adalah pemilik sah motor tersebut.
Sementara itu, aparat memastikan proses hukum tetap berjalan dan pemeriksaan terhadap para tersangka terus dilakukan. Mereka belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai rencana dakwaan atau langkah hukum yang akan diterapkan setelah serangkaian pemeriksaan selesai.
Kasus pencurian motor mewah ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga kendaraan di tempat umum. Tidak hanya berhenti pada keamanan fisik, tetapi juga kewaspadaan terhadap orang yang mengaku sebagai pemilik hanya berdasarkan bukti yang tampak sekilas. Proses hukum yang dilanjutkan oleh pihak kepolisian diharapkan bisa memberi efek jera bagi pelaku dan juga potensi penadah barang curian lainnya.
Secara keseluruhan, kejadian ini menggambarkan betapa pentingnya kewaspadaan dalam menjaga barang berharga di tempat umum, terutama kendaraan bermotor berharga tinggi seperti Harley Davidson. Fakta bahwa pelaku bisa hanya dengan memanfaatkan kepercayaan petugas parkir menambah kompleksitas kasus yang kini tengah diusut oleh Polresta Bandar Lampung.
Kejadian ini juga menunjukkan peran penting rekaman CCTV dalam membantu aparat kepolisian mengungkap kasus kriminal di masyarakat. Dengan bukti visual yang kuat, proses identifikasi pelaku bisa dilakukan lebih cepat dan akurat, sehingga pelaku dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.