Kasus 6 WNA Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Bangkok, Ada Jejak Sianida di Cangkir dan Teko
Tanggal: 18 Jul 2024 19:46 wib.
Sebanyak 6 orang ditemukan tewas di sebuah kamar hotel mewah di Bangkok, Thailand pada Selasa (16/7/2024). Keenam korban tersebut terdiri dari 3 laki-laki dan 3 perempuan. Dua di antaranya adalah warga Amerika keturunan Vietnam, sementara 4 lainnya adalah warga Vietnam. Mereka ditemukan telah meninggal dengan mulut berbusa, dan penyelidikan menemukan jejak sianida di cangkir dan teko di kamar tempat mereka ditemukan.
Menurut laporan Associated Press, para korban memesan beberapa kamar di Hotel Grand Hyatt Erawan dengan tujuh nama, namun hanya enam di antaranya yang ditemukan tewas. Polisi Bangkok sedang mencari orang ketujuh yang terdaftar dalam pemesanan tersebut. Kepala polisi Bangkok, Thiti Sangsawang, menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda perlawanan dari korban.
Polisi Thailand menyimpulkan bahwa keracunan sianida dapat menjadi penyebab kematian keenam orang tersebut. Polisi menduga bahwa salah satu dari enam orang yang tewas adalah orang yang meracuni rekan-rekannya sebelum mengakhiri hidupnya sendiri. Hal ini didukung oleh temuan catatan hotel yang menunjukkan tidak ada pengunjung lain di kamar tersebut.
Keenam orang yang tewas telah diidentifikasi sebagai Nguyen Thi Phuong (46 tahun), Sherine Chong (56 tahun), Nguyen Thi Phuong Lan (46 tahun), Tran Dinh Phu (37 tahun), Dang Hung Van (55 tahun), dan Hong Thanh Pham (49 tahun). Mereka terakhir terlihat ketika makanan diantar ke kamar pada Senin sore.
Pemerintah Vietnam dan Departemen Luar Negeri AS juga turut terlibat dalam mengikuti perkembangan kasus ini, seiring dengan keprihatinan akan kematian tersebut yang awalnya dilaporkan sebagai penembakan.
Hotel Grand Hyatt Erawan, lokasi kejadian tersebut, memiliki lebih dari 350 kamar dan terletak di kawasan wisata populer di ibu kota Thailand. Perdana Menteri Srettha Thavisin berharap penyelidikan cepat dapat dilakukan untuk membatasi dampaknya terhadap sektor pariwisata penting Thailand.