Didik: Polisi Jangan Membiarkan Dirinya Diintervensi Kelompok Tertentu

Tanggal: 3 Jul 2017 14:14 wib.
Kepolisian merupakan pengayom bagi masyarakat. Sebagai pengayom masyarakat, kepolisian seyogyanya jangan pandang bulu dan tebang pilih dalam melaksanakan tugasnya sebagai penegak hukum.

Anggota Komisi III DPR, Didik Mukrianto mengingatkan, peristiwa penusukan anggota Brimob Polri di Masjid Falatehan dekat Mabes Polri seharusnya menjadi bahan introspeksi kepolisian. Menurutnya penusukan itu menggambarkan betapa dendamnya pelaku penusukan terhadap arapat kepolisian.


"Bisa saja pelaku menganggap kepolisian sudah tidak netral lagi dalam berbagai kepentingan. Mungkin bisa saja kepolisian tidak fair lagi dan melakukan keberpihakan kepada kelompok tertentu di masyarakat," ujar Didik melalui telepon, Senin (3/7/2017).


Politikus Partai Demokrat ini mengatakan, polisi seharusnya dapat tegas dan tegak lurus kepada keadilan dan bukan kepada kekuasaan atau kelompok. Dia yakin kebencian terhadap kepolisian akan berkurang jika Korps Bhayangkara itu bisa bersikap objektif dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

(Baca juga: Viral Identitas Pelaku Penusukan Anggota Brimob, Ini Jawaban Kepolisian)

"Jangan membiarkan dirinya (kepolisian-red) diintervensi oleh kekuasaan atau kekuatan kelompok tertentu yang ingin mengadu domba anak bangsa," ucapnya.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved