Sumber foto: mcmnews.id

Anak-Anak Korea Utara Menghadapi Pelanggaran HAM yang Serius, PBB Soroti Hukuman Mati karena Drakor

Tanggal: 6 Apr 2024 08:31 wib.
 

Dalam rapat PBB yang dihadiri oleh Duta Besar Korea Selatan, Hwang Joon-kook, terungkap bahwa anak-anak di Korea Utara menghadapi pelanggaran hak asasi manusia yang sangat serius. Salah satunya adalah hukuman mati yang diberlakukan atas mereka yang didapati mendistribusikan atau menonton drama Korea Selatan (drakor). Ironisnya, Korea Utara telah meratifikasi Konvensi Hak Anak, namun pelanggaran terhadap hak-hak anak tetap terjadi secara sistematis.

Hwang menyampaikan keprihatinannya, "Menurut berbagai sumber publik, termasuk kesaksian para pembelot Korea Utara, anak-anak di sana mengalami pelanggaran hak asasi manusia yang parah. Mereka diancam hukuman mati karena menonton drakor dan bahkan ditahan di penjara politik bersama anggota keluarga mereka sebagai bentuk hukuman kolektif," Hwang menambahkan bahwa kondisi anak-anak Korea Utara semakin diperparah oleh krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh fokus kepemimpinan negara tersebut pada program nuklir, rudal balistik, serta barang-barang mewah.

Menurut Hwang, laporan yang diterbitkan oleh berbagai lembaga internasional seperti UNICEF, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Grup Bank Dunia, menunjukkan bahwa 17 persen anak-anak di Korea Utara mengalami hambatan pertumbuhan akibat kekurangan gizi yang mereka alami. Hal ini menjadi bukti nyata akan krisis kemanusiaan yang dihadapi oleh anak-anak di negara tersebut.

Dalam kasus hukuman mati atas penonton drakor, Hwang menegaskan bahwa tindakan-tindakan represif seperti ini adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang sangat serius. Negara-negara anggota PBB seharusnya bersatu untuk menekan Korea Utara agar memenuhi kewajibannya dalam melindungi dan memajukan hak-hak anak.

Selain itu, langkah-langkah konkret perlu diambil untuk memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dapat mencapai anak-anak Korea Utara dengan tepat dan efektif. Organisasi kemanusiaan internasional juga perlu diberikan akses yang lebih besar ke negara tersebut agar mereka dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh anak-anak yang mengalami kekurangan gizi dan masalah kesehatan lainnya.

Korea Utara sebagai negara anggota PBB seharusnya memahami bahwa hak-hak asasi manusia, termasuk hak-hak anak, adalah hal yang fundamental dan tidak dapat diabaikan. Kewajiban mereka untuk melindungi dan memajukan hak-hak anak perlu ditegakkan secara sungguh-sungguh.

Dalam konteks ini, upaya diplomatik perlu terus dilakukan untuk mendesak Korea Utara agar melakukan reformasi dalam perlindungan hak-hak asasi manusia di negaranya. PBB sebagai forum internasional harus terus menyoroti masalah ini agar tekanan internasional terus diberikan kepada Korea Utara.

Sebagai negara tetangga, Korea Selatan juga dapat memainkan peran penting dalam memperjuangkan hak-hak anak di Korea Utara. Kerjasama antara Korea Selatan, PBB, dan negara-negara lainnya dapat menjadi solusi dalam menangani masalah pelanggaran hak asasi manusia yang dihadapi oleh anak-anak di Korea Utara.

Kesadaran internasional perlu ditingkatkan agar kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia di Korea Utara, termasuk hukuman mati atas penonton drakor, dapat segera diatasi. Semua pihak, baik pemerintah, lembaga internasional, maupun masyarakat internasional, perlu bergerak bersama untuk memberikan perlindungan dan perlakuan yang adil bagi anak-anak di Korea Utara.

Sebagai upaya jangka panjang, dukungan kemanusiaan dan pembangunan yang bersifat inklusif serta berkelanjutan perlu diberikan kepada Korea Utara. Melalui pendekatan ini, diharapkan bahwa kondisi kemanusiaan anak-anak di Korea Utara dapat membaik dan hak-hak mereka dapat terlindungi dengan lebih baik.

Kesadaran akan pentingnya hak-hak asasi manusia dan perlindungan anak perlu disosialisasikan baik di tingkat nasional maupun internasional. Peningkatan kesadaran ini dapat menjadi dasar bagi upaya-upaya nyata dalam menangani pelanggaran hak asasi manusia yang dialami oleh anak-anak di Korea Utara, termasuk hukuman mati atas penonton drakor.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved