Waspada! 6 Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Jahat Secara Alami
Tanggal: 2 Apr 2025 13:56 wib.
Tampang.com | Lebaran memang identik dengan berbagai hidangan lezat yang menggugah selera. Dari ketupat, opor ayam, rendang, hingga kue-kue manis yang selalu hadir di meja makan. Namun, di balik kenikmatannya, banyak dari makanan khas Lebaran ini mengandung kadar kolesterol tinggi dan gula berlebih. Jika tidak dikontrol, konsumsi makanan tersebut dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, terutama gangguan kardiovaskular seperti hipertensi, serangan jantung, hingga stroke.
Banyak orang sering kali tidak menyadari bahwa pola makan mereka selama Lebaran dapat menyebabkan lonjakan kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan pola makan, termasuk memilih minuman yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Berikut enam minuman sehat yang bisa menjadi solusi alami untuk mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.
1. Susu Kedelai: Alternatif Sehat untuk Jantung Sehat
Susu kedelai adalah salah satu pilihan terbaik bagi mereka yang ingin menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Dibandingkan dengan susu sapi, susu kedelai memiliki kandungan lemak yang jauh lebih rendah. Satu cangkir susu kedelai mengandung sekitar 80 kalori dan hanya 2 gram lemak, menjadikannya pilihan yang tepat untuk diet rendah kolesterol.
Menurut Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, mengonsumsi 25 gram protein kedelai per hari dapat membantu mengurangi kadar kolesterol serta menurunkan risiko penyakit jantung. Untuk mendapatkan manfaat optimal, sebaiknya pilih susu kedelai tanpa tambahan gula, garam, atau lemak.
2. Susu Oat: Kaya Akan Beta-Glukan yang Menurunkan Kolesterol
Susu oat merupakan alternatif lain yang baik untuk membantu menurunkan kolesterol. Minuman ini mengandung oat beta-glukan, serat larut yang efektif dalam mengikat kolesterol jahat dan mengeluarkannya dari tubuh. Sebuah penelitian pada tahun 2018 menunjukkan bahwa konsumsi rutin susu oat dapat membantu menurunkan kolesterol lebih konsisten dibandingkan dengan produk oat lainnya.
Segelas susu oat (250 ml) mengandung sekitar 1 gram beta-glukan, jumlah yang cukup untuk membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol. Pastikan untuk memilih susu oat tanpa pemanis tambahan agar manfaatnya tetap maksimal.
3. Jus Tomat: Sumber Likopen yang Efektif Menurunkan Kolesterol Jahat
Tomat kaya akan senyawa likopen, antioksidan kuat yang membantu meningkatkan kadar lipid sehat dan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Studi menunjukkan bahwa mengolah tomat menjadi jus dapat meningkatkan kandungan likopennya, sehingga lebih efektif dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi 280 ml jus tomat setiap hari selama dua bulan dapat menurunkan kadar kolesterol LDL secara signifikan. Selain itu, tomat juga mengandung kalium yang baik untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
4. Smoothie Berry: Kombinasi Buah Beri Kaya Antioksidan
Buah beri seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry kaya akan antioksidan dan serat yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol. Kandungan anthocyanin dalam buah beri dapat membantu menghambat oksidasi kolesterol jahat yang dapat memicu penyakit jantung.
Untuk mendapatkan manfaat optimal, buatlah smoothie dengan mencampurkan dua genggam (sekitar 80 gram) buah beri pilihan dengan 1/2 cangkir susu rendah lemak atau yogurt serta 1/2 cangkir air dingin. Selain menyehatkan, smoothie ini juga menjadi minuman yang menyegarkan dan cocok untuk dikonsumsi kapan saja.
5. Minuman Cokelat Hitam: Kakao Murni untuk Kolesterol Baik
Minuman cokelat hitam atau dark chocolate tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan. Kakao dalam cokelat hitam mengandung flavonoid, sejenis antioksidan yang terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.
Sebuah studi pada tahun 2015 menemukan bahwa mengonsumsi minuman dengan 450 mg flavanol kakao dua kali sehari selama satu bulan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik. Namun, penting untuk memilih cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 75-80% dan tanpa tambahan gula berlebih agar manfaatnya tetap optimal.
6. Teh Hijau: Minuman Kaya Katekin untuk Kesehatan Jantung
Teh hijau dikenal sebagai salah satu minuman sehat yang kaya akan katekin, sejenis antioksidan yang efektif dalam menurunkan kadar kolesterol jahat. Dalam sebuah studi pada tahun 2015, para ilmuwan menemukan bahwa konsumsi rutin teh hijau dapat menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 30,4% pada kelompok yang menjalani diet tinggi kolesterol.
Selain teh hijau, teh hitam juga memiliki manfaat serupa, meskipun efeknya tidak sekuat teh hijau. Untuk mendapatkan manfaat terbaik, minumlah teh hijau tanpa tambahan gula atau pemanis buatan.
Mengapa Mengontrol Kolesterol Itu Penting?
Kolesterol tinggi merupakan salah satu penyebab utama berbagai penyakit kronis, terutama penyakit jantung dan stroke. Pola makan yang kurang sehat, konsumsi gula berlebih, serta kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan kadar kolesterol meningkat secara signifikan.
Mengonsumsi minuman sehat seperti susu kedelai, susu oat, jus tomat, smoothie berry, minuman cokelat hitam, dan teh hijau dapat menjadi cara alami untuk membantu menurunkan kolesterol. Namun, perubahan pola makan saja tidak cukup. Anda juga perlu menjaga pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, menghindari makanan berlemak jenuh, serta memperbanyak konsumsi serat dari buah dan sayuran.
Dengan mengadopsi gaya hidup sehat dan mengonsumsi minuman yang tepat, Anda bisa menjaga kadar kolesterol tetap stabil serta mengurangi risiko penyakit serius di kemudian hari. Jadi, sudah siap untuk memulai gaya hidup sehat dari sekarang?