Punya Tanda Lahir, Apakah Berbahaya?

Tanggal: 9 Mar 2018 03:36 wib.
Sebenarnya hingga kini penyebab terbentuknya  tanda lahir pada bayi masih belum bisa dipastikan. Dokter pun tidak tahu kenapa ada bayi yang memiliki tanda lahir dan ada juga yang tidak memilikinya. Jika dilihat dari sisi medis, sebagian tanda lahir disebabkan oleh pembuluh darah yang terkumpul atau tidak tumbuh normal. Sementara tanda lahir lainnya timbul karena zat warna atau pigmen tambahan pada kulit.

Kebanyakan tanda lahir tidak berbahaya dan tidak membutuhkan perawatan apa pun. Sebagian tanda lahir pun akan hilang seiring berjalannya waktu. Namun meski jarang terjadi, ada pula tanda lahir yang bisa berdampak negatif pada kesehatan. Berikut ini tanda lahir yang membutuhkan penanganan medis:


Tanda stroberi yang membesar atau yang memengaruhi area mata, mulut, atau hidung. Tanda lahir pada lokasi-lokasi ini dapat menyebabkan gangguan pada penglihatan dan pernapasan
Noda anggur harus segera ditangani jika bercaknya telah berada di dekat mata dan pipi. Kondisi ini kerap dihubungkan dengan gangguan penglihatan, seperti glaukoma.
Noda kopi yang timbul lebih dari enam bercak bisa menjadi tanda neurofibromatosis. Kondisi ini bisa menyebabkan tumor.
Tanda lahir yang muncul pada tulang punggung bagian bawah dapat berkembang ke bawah kulit dan memengaruhi saraf tulang belakang dan aliran darah ke saraf tersebut.
Selain berdampak pada kesehatan fisik, ada sebagian tanda lahir yang bisa memengaruhi kondisi psikologis anak, misalnya karena sangat besar atau muncul di wajah.


Penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tanda lahir bisa berupa penggunaan laser, pembedahan, atau mengonsumsi obat-obatan, seperti propranololatau kortikosteroid. Untuk mengatasi tanda lahir yang mengganggu kondisi psikologis anak,  Anda bisa mengonsultasikannya lebih lanjut kepada psikolog anak.

 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved