Pencegahan dan Penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD): Lindungi Diri dan Keluarga Anda
Tanggal: 1 Agu 2024 16:13 wib.
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini dapat menyebabkan gejala yang cukup serius bahkan mengancam nyawa. Oleh karena itu, pencegahan menjadi langkah yang sangat penting untuk dilakukan.
Pencegahan DBD
Cara paling efektif untuk mencegah DBD adalah dengan memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:
1. 3M Plus
Menguras: Bersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, vas bunga, atau drum minimal seminggu sekali.
Menutup: Tutup rapat semua tempat penampungan air yang tidak digunakan.
Mendinginkan: Jika ada tempat penampungan air yang sulit dikuras, gunakan abate atau larvasida.
Plus:
Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
Menggunakan obat nyamuk
Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi
Gotong royong membersihkan lingkungan
Periksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk secara rutin
2. Perlindungan Diri
Memakai pakaian yang menutupi tubuh: Saat beraktivitas di luar ruangan, gunakan pakaian yang berlengan panjang dan celana panjang.
Menggunakan lotion anti nyamuk: Oleskan lotion anti nyamuk pada kulit yang terbuka.
Memasang kelambu: Tidur di bawah kelambu saat malam hari.
Gejala DBD
Gejala DBD umumnya muncul 4-10 hari setelah digigit nyamuk Aedes aegypti. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
Demam tinggi mendadak
Sakit kepala hebat
Nyeri sendi dan otot
Mual dan muntah
Ruam kulit
Perdarahan (misalnya mimisan, gusi berdarah, atau muncul bintik-bintik merah di kulit)
Penanganan DBD
Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala DBD, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan DBD umumnya dilakukan di rumah sakit dan bertujuan untuk mengatasi demam, mencegah dehidrasi, dan mengatasi komplikasi yang mungkin terjadi.
Penting! Jangan pernah menunda untuk membawa penderita DBD ke dokter, karena penundaan dapat menyebabkan kondisi menjadi semakin parah.