Kualitas Udara di Sumatera Utara pada 24 Maret 2025: Medan dalam Kondisi Tidak Sehat
Tanggal: 25 Mar 2025 14:19 wib.
Tampang.com | Pemantauan kualitas udara di Sumatera Utara pada 24 Maret 2025 menunjukkan hasil yang bervariasi di berbagai kota. Indeks Kualitas Udara (AQI) menjadi tolok ukur penting untuk menilai dampak polusi udara terhadap kesehatan masyarakat. Berdasarkan data terbaru, berikut adalah kondisi AQI di beberapa kota:
Medan: AQI 107 – Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif
Pematangsiantar: AQI 60 – Sedang
Nainggolan: AQI 54 – Sedang
Belawan: AQI 56 – Sedang
Binjai: AQI 53 – Sedang
Barus: AQI 53 – Sedang
Kota Pinang: AQI 44 – Baik
Padangsidempuan: AQI 46 – Baik
Sibolga: AQI 44 – Baik
Tebingtinggi: AQI 49 – Baik
Dari data ini, Medan menjadi kota dengan kualitas udara paling buruk, masuk dalam kategori Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif. Sementara itu, sebagian besar kota lainnya berada dalam kategori Sedang, dan beberapa kota seperti Kota Pinang, Padangsidempuan, Sibolga, dan Tebingtinggi masih memiliki kualitas udara yang tergolong Baik.
Kategori AQI dan Dampaknya terhadap Kesehatan
Indeks Kualitas Udara (AQI) mengacu pada konsentrasi polutan di udara, terutama PM2.5 yang dapat berdampak pada kesehatan manusia. Berikut adalah kategori AQI dan pengaruhnya:
Baik (0-50) → Udara bersih, tidak berdampak buruk pada kesehatan.
Sedang (51-100) → Dampak minimal terhadap kesehatan, umumnya aman untuk masyarakat umum.
Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif (101-150) → Risiko kesehatan meningkat bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.
Tidak Sehat (151-200) → Berdampak negatif pada kesehatan manusia dan hewan.
Sangat Tidak Sehat hingga Berbahaya (201-500) → Risiko kesehatan serius, dapat memicu gangguan pernapasan akut.
Langkah Pencegahan bagi Wilayah dengan AQI Tinggi
Bagi kota-kota dengan kualitas udara tidak sehat, seperti Medan, masyarakat disarankan untuk:
Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Mengurangi aktivitas fisik di luar rumah, terutama bagi kelompok rentan.
Menggunakan penyaring udara di dalam ruangan.
Memantau perkembangan kualitas udara melalui aplikasi atau situs pemantauan AQI.
Kualitas udara yang buruk dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, upaya pengurangan polusi udara, seperti pembatasan emisi kendaraan dan peningkatan ruang hijau, menjadi langkah penting untuk memastikan udara tetap bersih bagi generasi mendatang.