Bahaya yang Harus Diwaspadai Pengguna Vape

Tanggal: 29 Jun 2018 14:51 wib.
Bahaya Yang Harus Diwaspadai Pengguna Vape

Beragam cara dilakukan orang untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Salah satu alternatif yang paling banyak dipilih saat ini adalah vape. Tidak sedikit yang yakin, vape lebih aman dari rokok tembakau.

Memang tidak dimungkiri, zat kimia yang terkandung di dalam vape tak sebanyak yang ada di dalam rokok tembakau. Kandungan nikotin di dalam vape lebih sedikit dibanding rokok tembakau. Begitu pula dengan kandungan tar dan karbon monoksida-nya. Meski demikian, vape tidak benar-benar terlepas dari zat kimia berbahaya yang mengancam kesehatan jiwa dan raga penggunanya loh. Berikut bahaya yang mengincar para pengguna vape.

 

Menyebabkan kecanduan

Nikotin yang terkandung di dalam vape tetap saja dapat menimbulkan efek ketergantungan seperti pada rokok tembakau. Oleh sebab itu, bagi Anda yang mengira bisa menghentikan kecanduan rokok tembakau dengan menggunakan vape, Anda salah besar. Itu hanya akan mengalihkan Anda menjadi pecadu vape. Padahal rokok tembakau dan vape sama bahayanya, karena pada dasarnya vape mengandung zat kimia berbahaya yang bisa menimbulkan efek buruk bagi tubuh.  Bahkan penelitian membuktikan bahwa remaja yang mencoba vape memiliki kemungkinan untuk juga mencoba rokok tembakau.

 

Menyebabkan penyakit jantung

Meski tidak sebanyak rokok tembakau, zat nikotin yang terkandung dalam vape tetap dapat menimbulkan gangguan pada pembuluh darah arteri. Kejadian ini bisa memengaruhi kerja jantung dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

 

Meningkatkan risiko penyakit paru dan kanker

Sama seperti rokok tembakau, vape juga digunakan dengan cara dihisap. Ini tentu dapat memengaruhi kesehatan paru-paru Anda secara langsung. Zat kimia yang terkandung di dalamnya bisa menimbulkan reaksi peradangan dan kerusakan jaringan paru.  Sebuah penelitian menyatakan bahwa vape bisa mengganggu fungsi regenerasi sel paru, sehingga menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri tertentu.

Selain itu, nikotin cair beserta zat pelarut propilen glikol, gliserin, dan dieter glikol jika dipanaskan akan menghasilkan zat nitrosamine. Zat ini dapat memicu terjadinya kanker.

 

Membahayakan orang-orang sekitar

Paparan nikotin pada orang lain dapat menimbulkan kecanduan. Pada anak, hal ini dapat menimbulkan gangguan perkembangan otak. Selain itu, paparan nikotin pada ibu hamil juga dapat memengaruhi kesehatan janin dalam kandungan.

 

Vape atau rokok elektrik sama bahayanya dengan rokok tembakau. Lebih parahnya, biaya yang dibutuhkan untuk ‘menikmati’ bahaya vape justru jauh lebih mahal. Waaahhh,,, pikir-pikir lagi ya sob kalau tidak ingin rugi banyak.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved