Sumber foto: iStock

6 Cara Menjaga Kesehatan Otak Agar Tetap Optimal Seiring Bertambahnya Usia

Tanggal: 23 Feb 2025 12:15 wib.
Tampang.com | Otak merupakan organ vital yang berperan dalam mengendalikan seluruh fungsi tubuh. Namun, seiring bertambahnya usia, fungsi otak dapat mengalami perubahan yang berpengaruh pada daya ingat, konsentrasi, hingga kemampuan berpikir. Oleh karena itu, menjaga kesehatan otak sangatlah penting agar tetap tajam dan berfungsi optimal dalam jangka panjang.

Jika kesehatan otak tidak dijaga dengan baik, berbagai fungsi organ tubuh juga bisa terganggu. Selain itu, risiko terkena penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan demensia pun meningkat. Namun, kabar baiknya adalah ada beberapa kebiasaan sehat yang dapat membantu memperlambat penurunan daya ingat dan meningkatkan kesehatan otak.

Berikut enam cara efektif yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan otak berdasarkan rekomendasi dari Mayo Clinic:

1. Berolahraga Secara Teratur

Olahraga tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi otak. Aktivitas fisik yang rutin membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Studi menunjukkan bahwa orang yang aktif secara fisik cenderung memiliki fungsi kognitif yang lebih baik dibandingkan mereka yang jarang bergerak. Olahraga juga membantu mengurangi stres dan memperlambat penurunan koneksi saraf akibat penuaan.

Usahakan untuk berolahraga setidaknya 30-60 menit sebanyak tiga hingga lima kali seminggu. Jenis olahraga yang disarankan meliputi jalan kaki, berenang, bersepeda, yoga, atau latihan aerobik lainnya yang dapat meningkatkan detak jantung dan sirkulasi darah ke otak.

2. Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Tidur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan otak. Saat tidur, otak bekerja untuk menghilangkan racun serta memperkuat ingatan dan fungsi kognitif.

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko gangguan kognitif, sulit berkonsentrasi, hingga mempercepat penurunan daya ingat. Oleh karena itu, pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup, yakni 7-8 jam per malam secara berurutan.

Hindari tidur yang terputus-putus atau kurang dari enam jam, karena hal ini dapat mengganggu proses regenerasi sel otak. Jika mengalami gangguan tidur, coba perbaiki kebiasaan tidur dengan menghindari konsumsi kafein di malam hari, mengatur jadwal tidur yang konsisten, serta menciptakan lingkungan tidur yang nyaman.

3. Mengonsumsi Pola Makan Mediterania

Asupan makanan memiliki peran besar dalam kesehatan otak. Pola makan Mediterania yang kaya akan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, ikan, dan lemak sehat seperti minyak zaitun terbukti mampu menjaga kesehatan otak dan menurunkan risiko penyakit Alzheimer.

Pola makan ini juga rendah gula dan daging merah, yang dapat membantu mengontrol kadar kolesterol serta tekanan darah—dua faktor yang berkaitan dengan kesehatan otak. Asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam ikan salmon dan kacang-kacangan juga memiliki manfaat besar dalam meningkatkan fungsi kognitif dan memperlambat penurunan mental pada usia lanjut.

Selain itu, mengonsumsi makanan kaya antioksidan seperti blueberry, bayam, dan kacang kenari dapat melindungi otak dari stres oksidatif dan peradangan yang dapat merusak sel-sel saraf.

4. Menjaga Aktivitas Mental

Sama seperti otot, otak juga perlu dilatih agar tetap tajam. Cara sederhana untuk menjaga kesehatan otak adalah dengan terus menantangnya melalui berbagai aktivitas yang merangsang daya pikir.

Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan antara lain:


Membaca buku atau artikel ilmiah
Mengerjakan teka-teki silang atau sudoku
Bermain catur atau kartu
Menulis jurnal atau cerita pendek
Mempelajari keterampilan baru seperti bermain alat musik atau bahasa asing


Menghindari kebiasaan pasif seperti menonton TV dalam waktu lama juga penting, karena aktivitas ini tidak banyak menstimulasi otak. Sebaliknya, pilihlah aktivitas yang melibatkan analisis dan pemecahan masalah agar otak tetap aktif.

5. Tetap Aktif Secara Sosial

Interaksi sosial yang baik juga berkontribusi terhadap kesehatan otak. Berinteraksi dengan keluarga, teman, atau komunitas dapat membantu mencegah stres, depresi, serta meningkatkan suasana hati.

Kesepian dan isolasi sosial dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi terhadap gangguan kognitif dan penurunan fungsi otak. Oleh karena itu, usahakan untuk tetap menjalin komunikasi dengan orang lain, baik secara langsung maupun melalui teknologi seperti telepon atau video call.

Ikut serta dalam kegiatan sosial, seperti menjadi relawan, bergabung dengan klub baca, atau menghadiri acara komunitas juga bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menjaga kesehatan otak sekaligus membangun hubungan yang bermakna.

6. Menjaga Kesehatan Pembuluh Darah

Kesehatan pembuluh darah berhubungan erat dengan kesehatan otak. Gangguan pada sistem kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit otak, termasuk demensia.

Untuk menjaga kesehatan pembuluh darah, lakukan langkah-langkah berikut:


Periksa tekanan darah dan kadar kolesterol secara rutin
Batasi konsumsi garam dan makanan olahan
Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan protein sehat
Hentikan kebiasaan merokok dan batasi konsumsi alkohol
Rutin berolahraga untuk meningkatkan sirkulasi darah


Jika memiliki faktor risiko penyakit kardiovaskular, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran terbaik dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan otak.

Kesimpulan

Menjaga kesehatan otak tidak hanya penting untuk mencegah penyakit seperti Alzheimer dan demensia, tetapi juga untuk memastikan kualitas hidup yang lebih baik seiring bertambahnya usia. Dengan menerapkan enam kebiasaan di atas—berolahraga, tidur cukup, menerapkan pola makan sehat, menjaga aktivitas mental, tetap aktif secara sosial, dan memperhatikan kesehatan pembuluh darah—Anda dapat membantu otak tetap tajam dan berfungsi optimal dalam jangka panjang.

Jangan menunggu hingga terlambat, mulailah kebiasaan sehat ini dari sekarang untuk masa depan yang lebih baik!
Copyright © Tampang.com
All rights reserved