Waspadai fatigue 8 Tanda Kelelahan Kronis yang Mengintai Para Pekerja Modern
Tanggal: 23 Feb 2025 17:40 wib.
Tampang.com | Kelelahan yang berlebihan, atau yang biasa dikenal dengan istilah fatigue, menjadi suatu masalah yang semakin marak ditemui, terutama di kota-kota industri yang padat aktivitas. Kita seringkali mengabaikan kondisi ini, padahal fatigue bukan hanya sekadar rasa capek biasa, melainkan indikasi bahwa tubuh kita mungkin dalam keadaan yang kurang optimal.
Sumber informasi dari Vokasi Universitas Airlangga menjelaskan bahwa fatigue merupakan bentuk kelelahan yang tidak wajar, bahkan bisa disebut sebagai kelelahan parah yang dapat menyita energi dan mengganggu produktivitas. Individu yang mengalami fatigue merasa jenuh, kehilangan semangat, dan merasa kesulitan untuk kembali ke rutinitas harian. Berdasarkan laporan dari Medilineplus, fatigue juga berpotensi menyebabkan penurunan kinerja yang serius sehingga meningkatkan risiko terjadinya kesalahan dan kecelakaan kerja.
Kondisi ini tidak bisa diabaikan karena jika dibiarkan, fatigue dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan, termasuk peningkatan risiko serangan jantung. Maka dari itu, sangat penting untuk mengenali gejala-gejala fatigue agar kita bisa segera menemukan solusinya.
Gejala-gejala Fatigue
1. Kelelahan Fisik yang Tak Kunjung Reda
Kelelahan fisik yang dialami penderita fatigue sangat berbeda dari kelelahan normal. Dalam kondisi biasa, beristirahat sejenak dapat mengembalikan kebugaran, tetapi penderita fatigue merasakan kelelahan yang tak kunjung hilang meskipun telah cukup tidur.
2. Kelelahan Mental
Fatigue tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga pada kesehatan mental. Gejala yang mungkin muncul termasuk kesulitan berkonsentrasi, lupa akan hal-hal penting, serta penurunan kinerja kognitif.
3. Gangguan Tidur
Kualitas tidur menjadi sangat penting bagi pemulihan tubuh. Namun, penderita fatigue sering kali merasa lelah meskipun telah tidur cukup lama. Hal ini menunjukkan adanya gangguan dalam siklus tidur yang perlu diperhatikan.
4. Nyeri Otot
Meski tidak melakukan aktivitas berat, individu yang mengalami fatigue bisa merasakan nyeri otot. Ini menjadi salah satu indikasi bahwa tubuh mereka tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
5. Emosi yang Tidak Stabil
Fatigue dapat membuat seseorang lebih sensitif, mudah tersinggung, dan mengalami ketidakstabilan emosi. Perubahan suasana hati ini bisa mempengaruhi interaksi sosial dan kehidupan sehari-hari.
6. Menurunnya Motivasi
Kehilangan semangat dan antusiasme di tempat kerja adalah gejala umum fatigue. Hal ini seringkali berujung pada penurunan efektivitas dan produktivitas.
7. Rasa Kantuk yang Menyerang di Waktu yang Tidak Tepat
Individu dengan fatigue sering kali merasa mengantuk di jam-jam produktif, yang mengganggu konsentrasi dan performa mereka dalam pekerjaan.
8. Perubahan Pola Makan
Dilansir dari Calm, perubahan dalam kebiasaan makan merupakan salah satu gejala fatigue. Penderita bisa mengalami kehilangan nafsu makan atau malah sebaliknya, merasa lebih lapar dari biasanya, dan cenderung memilih makanan tidak sehat yang tinggi gula atau lemak.
Informasi di atas menunjukkan betapa pentingnya mengenali gejala-gejala fatigue yang kerap kali dianggap sepele. Ketika merasakan beberapa dari gejala tersebut, sangat penting untuk segera mengambil langkah-langkah untuk mengembalikan kebugaran tubuh.
Beristirahat sejenak, melakukan aktivitas yang disukai, atau menyalurkan perasaan melalui tulisan bisa menjadi cara untuk mengatasi fatigue. Namun, jika gejala ini semakin mengganggu aktivitas Anda, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional agar kondisi Anda dapat ditangani dengan tepat.