Sumber foto: iStock

Waspada! 6 Perusahaan Kurma Israel yang Harus Dihindari Saat Ramadan untuk Dukung Palestina

Tanggal: 28 Feb 2025 14:16 wib.
Menjelang bulan suci Ramadan, kurma menjadi salah satu komoditas yang sangat dibutuhkan oleh umat Muslim, terutama untuk berbuka puasa. Selain rasanya yang manis dan lezat, kurma juga dikenal kaya akan nutrisi bernilai tinggi. Kurma mengandung berbagai macam vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk kalium dan magnesium. Kandungan ini mampu membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, yang sangat penting selama menjalani ibadah puasa.

Namun demikian, ada hal yang perlu diingat oleh masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kesadaran akan isu kemanusiaan di kawasan Timur Tengah. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah bahwa Israel merupakan salah satu negara pengekspor kurma terbesar di dunia.

Menurut laporan dari variasi sumber, Israel menempati posisi kedua di pasar kurma global, hanya kalah dari Arab Saudi. Dengan nilai ekspor yang signifikan, produk kurma asal Israel tidak jarang ditemukan di berbagai toko dan supermarket. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi konsumen yang ingin mendukung kemerdekaan Palestina.

Dalam konteks ini, organisasi yang memperjuangkan hak-hak Palestina, seperti Palestine Campaign, mendorong masyarakat untuk lebih teliti dan berhati-hati saat membeli kurma. Mereka mengingatkan agar konsumen memeriksa label pada kemasan kurma untuk mengetahui asal produknya. Pada bulan Ramadan ini, mereka menekankan pentingnya tidak membeli kurma yang berasal dari Israel sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina.

Berikut ini adalah enam perusahaan pengekspor kurma dari Israel yang harus dihindari oleh konsumen yang peduli dengan isu ini, di antaranya:

1. Hadiklaim - Merupakan salah satu perusahaan paling terkenal dan terbesar dalam ekspor kurma. Mereka menjual produk di berbagai pasar global di bawah merek seperti King Solomon dan Jordan River.

2. Mehadrin - Juga dikenal sebagai salah satu eksportir terkemuka, perusahaan ini memiliki banyak produk yang ditanam di pesisir Selatan Israel dan eksploitasinya di tanah Palestina.

3. Agrexco - Jaringan yang tidak hanya mengekspor kurma tetapi juga produk pertanian lainnya, yang sering dihasilkan dari lahan yang dibangun di atas tanah warga Palestina.

4. Arava - Perusahaan ini terlibat dalam produksi dan ekspor kurma dengan metode yang sering dipertanyakan terkait keadilan sosial dan hak asasi manusia.

5. Edom - Dikenal di pasar global, Edom juga terlibat dalam praktik ekspor yang berpotensi mendukung status quo penguasaan Israel atas wilayah Palestina.

6. MTex - Meskipun tidak sepopuler yang lain, perusahaan ini juga terlibat dalam ekspor kurma dari wilayah yang dipermasalahkan.

Penting untuk dicatat bahwa organisasi-organisasi ini bukan hanya sekadar pengecer, tetapi mereka berperan dalam menciptakan jaringan distribusi yang menyebarkan produk dari Israel di tingkat internasional. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar masyarakat lebih berhati-hati dan skeptis saat membeli kurma.

Dalam upaya untuk membantu konsumen agar tidak membeli kurma dari Israel secara tidak sengaja, Palestine Campaign telah menyediakan beberapa panduan praktis yang dapat diikuti, di antaranya:

1. Periksa Label Saat Membeli Kurma: Pastikan untuk tidak membeli kurma yang diproduksi atau dikemas di Israel atau wilayah pemukiman ilegal di Tepi Barat. Periksa informasi yang tertera pada kemasan dengan cermat.

2. Periksa Kurma Medjool: Sebagian besar kurma Medjool yang tersedia di supermarket sering kali ditanam di Israel atau di pemukiman Israel yang secara ilegal dibangun di wilayah Palestina. Ini adalah tipe kurma yang banyak dibeli oleh konsumen, sehingga penting untuk menyadari asal-usulnya.

3. Hindari Merek Hadiklaim: Ada baiknya untuk menghindari membeli kurma yang mencantumkan nama Hadiklaim pada labelnya. Sebagai pengekspor utama kurma Israel, banyak produk mereka dijual dengan merek dagang yang beragam, termasuk King Solomon dan Jordan River.

4. Identifikasi Perusahaan Ekspor: Selain Hadiklaim, ada banyak perusahaan lain yang mengekspor kurma dari Israel. Pastikan untuk memeriksa label-label perusahaan seperti Mehadrin, MTex, Edom, Agrexco, dan Arava sebelum melakukan pembelian.

Dengan menjalankan langkah-langkah ini, konsumen tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gizi dan spiritual mereka selama bulan Ramadan tetapi juga berkontribusi pada isu yang lebih luas, yakni mendukung kemerdekaan Palestina. Memperhatikan hal-hal kecil seperti ini sangat penting dalam memilih produk yang kita konsumsi, terutama di tengah isu-isu global yang sensitif. Seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen, diharapkan banyak pelaku bisnis dan petani lokal di negara-negara lain dapat mengambil manfaat dari situasi ini dan berperan dalam industri kurma secara lebih adil dan berkelanjutan.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved