Sumber foto: Pinterest.com

Mengapa pada Masa Perkembangan Remaja Rawan Mengalami Gangguan Mental?

Tanggal: 28 Mar 2024 11:36 wib.
Masa remaja adalah periode yang rentan terhadap gangguan mental. Berdasarkan penelitian, beberapa alasan remaja rawan mengalami gangguan mental antara lain pergolakan emosional, tekanan sosial, dan masalah identitas. Psikolog meyakini bahwa pemahaman terhadap faktor-faktor ini dapat membantu dalam penanganan gangguan mental pada remaja.

Salah satu alasan utama remaja rawan mengalami gangguan mental adalah pergolakan emosional yang dialami selama masa pubertas. Perubahan hormonal dapat memengaruhi suasana hati, dan remaja mungkin mengalami kesulitan dalam mengelola perasaan mereka. Selain itu, tekanan dari lingkungan sosial juga dapat menjadi pemicu gangguan mental. Persaingan di sekolah, tekanan dari teman sebaya, dan ekspektasi orang tua dapat memberikan tekanan emosional yang berlebihan bagi remaja.

Masalah identitas juga menjadi faktor penting dalam rentannya remaja terhadap gangguan mental. Selama masa remaja, individu sedang mencari jati diri mereka dan menghadapi pertanyaan-pertanyaan besar tentang siapa mereka dan apa tujuan hidup mereka. Proses ini dapat menjadi pemicu stres dan kecemasan yang berlebihan.

Beberapa contoh gangguan mental yang umum pada remaja adalah depresi, kecemasan, dan gangguan makan. Depresi pada remaja bisa ditandai dengan perubahan suasana hati yang tajam, kehilangan minat pada aktivitas yang biasa mereka nikmati, serta perubahan pola tidur dan makan. Kecemasan juga umum terjadi pada remaja, manifestasi dari tekanan sosial dan pergolakan emosional yang mereka hadapi. Gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia juga sering ditemukan pada remaja, seringkali terkait dengan citra tubuh yang negatif.

Menurut psikolog, penting bagi remaja untuk mendapatkan dukungan dan pemahaman dalam menghadapi pergolakan emosional dan tekanan sosial. Terapi kognitif perilaku, dukungan sosial, dan pendekatan terapi lainnya dapat membantu remaja mengelola gangguan mental dengan lebih efektif. Selain itu, pendekatan preventif yang melibatkan pendidikan tentang kesehatan mental di sekolah dan dukungan dari lingkungan keluarga juga dianggap penting dalam mencegah gangguan mental pada remaja.

Dalam upaya meningkatkan kesehatan mental remaja, pemahaman akan alasan-alasan rentannya mereka terhadap gangguan mental sangat penting. Dengan perhatian dan dukungan yang tepat, diharapkan remaja dapat menghadapi masa perkembangan mereka dengan lebih sehat secara mental.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved