Sumber foto: Pinterest

Kenapa Setelah Liburan Malah Jadi Makin Capek?

Tanggal: 25 Mar 2025 14:39 wib.
Di tengah kesibukan sehari-hari, liburan sering kali menjadi satu-satunya momen yang ditunggu-tunggu untuk melepas penat. Namun, tidak jarang setelah kembali dari liburan, kita justru merasa lebih lelah daripada sebelumnya. Fenomena ini disebut sebagai "post-vacation blues", di mana suasana hati menurun setelah masa relaksasi berakhir. Mengapa hal ini bisa terjadi? Mari kita bahas lebih lanjut.

Untuk banyak orang, liburan memang identik dengan kesenangan dan waktu untuk relaksasi. Akan tetapi, kenyataannya, liburan sering kali bisa menjadi pengalaman yang melelahkan. Terutama jika liburan dilakukan dengan padatnya agenda wisata dan aktivitas, tidak jarang kita menghabiskan banyak waktu untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Perjalanan yang panjang, antrian yang menguras tenaga, dan dorongan untuk memaksimalkan setiap momen selama liburan, sering membuat fisik dan mental kita terkuras.

Di sisi lain, ketika kita kembali dari liburan, kita dihadapkan pada kenyataan akan pekerjaan dan tanggung jawab yang tertinggal. Stress yang dirasakan karena banyaknya pekerjaan yang menunggu bisa menjadi sumber kelelahan yang baru. Transisi dari suasana santai kembali ke rutinitas yang padat sering kali menyulitkan, menyebabkan kita merasa lebih lelah dan down secara emosional. Hal ini juga bisa menjadi pemicu gangguan kesehatan mental. Saat tekanan kerja kembali menggerogoti, perasaan takut terhadap penumpukan pekerjaan dapat muncul, dan ini memperburuk efek dari kelelahan fisik yang kita rasakan setelah liburan.

Tidak hanya fisik yang dipengaruhi, kesehatan mental juga menanggung beban setelah kembali dari masa liburan. Perasaan kehilangan kebebasan dan kesenangan yang dirasakan saat liburan digantikan dengan rutinitas yang monoton. Keterasingan dari kebahagiaan yang dirasakan selama liburan bisa menciptakan dampak emosional yang tidak sehat. Seiring waktu, perasaan ini dapat berkembang menjadi sesuatu yang lebih serius, jika tidak ditangani dengan baik.

Liburan yang melelahkan sering kali juga disertai dengan kurangnya perhatian terhadap kondisi tubuh kita. Banyak orang, saat berlibur, cenderung mengabaikan pola makan sehat, waktu tidur yang cukup, dan olahraga. Hasilnya, saat kembali ke rutinitas, tubuh kita tidak dalam kondisi optimal untuk menghadapi tantangan yang ada. Kelelahan yang timbul dapat diperparah dengan pola hidup yang buruk selama liburan, membuat kita merasa seperti terjebak dalam lingkaran setan kelelahan.

Tak lupa, faktor psikologis juga memiliki peranan penting. Ketika kita kembali dari liburan, kenyataan akan rutinitas yang harus dihadapi bisa menimbulkan keresahan dan perasaan rindu yang mendalam akan pengalaman menyenangkan. Dampak emosional ini dapat membuat kita merasa 'down' dan kehilangan motivasi, yang juga berkontribusi pada rasa lelah secara keseluruhan.

Memahami kenapa liburan malah jadi melelahkan bisa menjadi langkah awal untuk menghindari post-vacation blues. Dengan mengetahui tantangan yang ada, kita dapat merencanakan liburan dengan lebih baik, mengatur waktu istirahat, serta menyiapkan diri menghadapi rutinitas yang menanti. Tetap jaga kesehatan mental, dan ingat bahwa penting untuk memberi diri kita waktu untuk beradaptasi kembali setelah menikmati masa liburan.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved