Sumber foto: google

Ini Dia Waktu Ideal untuk Berolahraga Selama Bulan Puasa, Lihat Jam Berapakah Idealnya!

Tanggal: 25 Feb 2025 20:48 wib.
Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan sering kali menjadi tantangan, terutama bagi mereka yang ingin menjaga rutinitas olahraga. Perubahan jadwal makan dan minum, serta pola tidur yang tidak menentu, membuat penting untuk memilih waktu yang tepat guna menjaga stamina tanpa membebani tubuh secara berlebihan. Menurut Aadil Baksh, seorang pelatih pribadi dari Ultimate Performance di Dubai, berolahraga saat berpuasa tetap mungkin dilakukan dengan perencanaan yang baik. Dia menyatakan, “Puasa selama 30 hari adalah tantangan, tetapi dengan strategi latihan yang tepat, kita masih bisa menurunkan berat badan atau membangun otot dengan aman dan efektif di bulan Ramadan,” seperti yang dilaporkan oleh The National.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk berolahraga saat puasa? Berikut beberapa rekomendasi dari para ahli:

1. Sebelum Berbuka Puasa  
Melakukan aktivitas fisik ringan menjelang waktu berbuka puasa adalah pilihan yang cukup baik. Dengan cara ini, tubuh dapat langsung mendapatkan energi dari makanan yang disantap setelahnya. Ahmed El Sayed, pelatih pribadi di Fitness First, menyarankan latihan menjelang berbuka sebaiknya bersifat ringan, dengan fokus pada kekuatan dan fleksibilitas. Sangat disarankan untuk menjaga durasi latihan tidak lebih dari 30 menit.

2. Setelah Berbuka Puasa
Bagi mereka yang merasa lebih nyaman berolahraga setelah makan, waktu ini dapat menjadi pilihan yang ideal. Namun, penting untuk menunggu sekitar satu jam setelah berbuka, agar tubuh tidak merasa terlalu kenyang. Menurut Kartika Prahasanti, dosen Fakultas Kedokteran di Universitas Negeri Surabaya, kondisi tubuh yang sudah menjelang normal kembali menjadikan waktu ini cocok untuk berolahraga.

3. Malam Hari (Setelah Tarawih) 
Sebagian orang lebih memilih berolahraga pada malam hari, terutama sekitar pukul 11.00 hingga 02.00. Waktu ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk mendapatkan energi dari makanan berbuka dan sahur, serta menjaga tingkat hidrasi. El Sayed mengatakan, jika mendapatkan waktu istirahat yang cukup di siang hari, berolahraga di malam hari adalah pilihan yang baik karena suhu lebih sejuk dan tubuh telah terisi nutrisi yang cukup.

4. Sebelum Sahur 
Bagi mereka yang terbiasa berolahraga dengan kondisi perut kosong, melakukan latihan sebelum sahur bisa menjadi alternatif yang menarik. Pada waktu ini, tubuh masih mendapatkan sisa energi dari makanan yang dikonsumsi sebelumnya dan bisa segera mengganti nutrisi setelah latihan. Namun, intensitas latihan harus dijaga rendah agar tidak membebani tubuh di awal hari puasa.

Untuk menjaga agar aktivitas olahraga selama Ramadan tetap aman dan efektif, para ahli memperingatkan beberapa hal penting. Pertama, pilihlah jenis latihan yang ringan hingga sedang, seperti jalan cepat, yoga, atau latihan kekuatan dengan beban ringan. Kedua, kurangi durasi latihan sekitar 15 menit dari biasanya untuk mengurangi stres pada tubuh. 

Selain itu, pastikan untuk menjaga hidrasi yang baik saat berbuka dan sahur. Tidak kalah penting, lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan sesudah olahraga untuk mencegah cedera. Rencanakan waktu tidur agar mencapai tujuh hingga sembilan jam per malam demi menjaga daya tahan tubuh. Terakhir, sesuaikan jenis serta durasi olahraga dengan kondisi tubuh masing-masing agar tetap optimal.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved