Apa Itu Sleep Paralysis?

Tanggal: 23 Feb 2025 21:50 wib.
Tampang.com | Sleep paralysis atau paralisis tidur adalah kondisi yang sering dialami oleh banyak orang saat mereka akan tidur atau baru saja terbangun. Dalam keadaan ini, seseorang merasa terjaga namun tidak dapat bergerak atau berbicara. Fenomena ini biasanya berlangsung dari beberapa detik hingga beberapa menit dan dapat disertai dengan halusinasi, baik visual maupun auditori.

 Pada dasarnya, saat tidur, tubuh kita memasuki dua fase utama, yaitu

1. fase tidur REM (Rapid Eye Movement) 

2. fase tidur non-REM (Rapid Eye Movement) 

Paralisis tidur terjadi ketika seseorang berada di antara kedua fase ini, di mana otak sudah terbangun tetapi tubuh belum sepenuhnya terlepas dari fase tidur. Ini membuat otot-otot tubuh tetap dalam kondisi relaksasi, sehingga mengakibatkan ketidakmampuan untuk bergerak.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan paralisis tidur antara lain kurang tidur, stres, perubahan jadwal tidur, atau gangguan tidur seperti narkolepsi. Penelitian menunjukkan bahwa individu yang memiliki riwayat gangguan tidur lebih rentan mengalami kondisi ini. Faktor psikologis seperti kecemasan dan depresi juga dapat memperburuk kemungkinan terjadinya paralisis tidur.

Banyak orang yang mengalami sleep paralysis melaporkan sensasi tertekan di dada atau perasaan ada sosok yang mengintai mereka. Sebagai contoh, seseorang mungkin terbangun di tengah malam dan merasa ada seseorang di dekatnya, tetapi tidak dapat berteriak atau bergerak. Contoh lainnya adalah terdapat orang yang merasakan rasa ketakutan yang sangat mendalam saat mengalami paralisis tidur, meskipun mereka menyadari bahwa hal tersebut sebenarnya tidak berbahaya.

Gelombang ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh sleep paralysis dapat membuat pengalamannya sangat menakutkan, terutama bagi mereka yang tidak memahaminya. Meskipun hal ini cukup umum dan sering disalahartikan sebagai pengalaman mistis, penting untuk memahami penyebab dan mekanisme di balik fenomena ini agar tidak menyebabkan kekhawatiran yang berlebihan.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved