Sumber foto: Canva

Apa Itu Endorfin dan Bagaimana Tubuh Menghasilkannya?

Tanggal: 28 Agu 2025 14:41 wib.
Pernah merasa begitu senang dan bersemangat setelah menyelesaikan lari maraton, tertawa lepas bersama teman-teman, atau bahkan setelah makan cokelat? Perasaan bahagia, euforia, dan bebas dari rasa sakit itu sebagian besar adalah hasil kerja endorfin. Endorfin sering dijuluki sebagai "obat penghilang rasa sakit alami" atau "hormon kebahagiaan" karena fungsinya yang luar biasa dalam memengaruhi suasana hati dan persepsi rasa sakit. Lebih dari sekadar perasaan senang, endorfin adalah bagian integral dari sistem biologis kita yang membantu tubuh mengatasi stres dan rasa tidak nyaman.

Mengenal Endorfin: Neurotransmitter Ajaib

Secara ilmiah, endorfin adalah neurotransmitter, yaitu senyawa kimia di otak yang bertugas mengirimkan sinyal dari satu sel saraf ke sel saraf lainnya. Senyawa ini diproduksi oleh kelenjar pituitari dan sistem saraf pusat. Namanya sendiri berasal dari gabungan kata "endogenous" (berasal dari dalam tubuh) dan "morphine" (sejenis obat pereda nyeri). Ini secara akurat menggambarkan peran utamanya: meredakan rasa sakit dan menciptakan perasaan nyaman yang mirip dengan efek morfin, tetapi tanpa efek samping kecanduan yang merugikan.

Endorfin bekerja dengan mengikat reseptor opioid di otak. Ketika reseptor ini terisi, sinyal rasa sakit dari tubuh akan terblokir. Bersamaan dengan itu, endorfin juga memicu pelepasan dopamin, neurotransmitter lain yang bertanggung jawab atas perasaan senang dan motivasi. Kombinasi efek inilah yang menciptakan sensasi euforia dan rasa bahagia yang sering dikaitkan dengan aktivitas fisik atau pengalaman positif lainnya.

Tubuh Menghasilkan Endorfin Secara Alami

Salah satu hal paling menakjubkan tentang endorfin adalah cara tubuh kita memproduksinya secara alami. Kita tidak perlu obat-obatan atau intervensi eksternal untuk mendapatkan manfaatnya. Ada banyak aktivitas sehari-hari yang secara efektif memicu pelepasan endorfin. Memahami mekanisme ini bisa membantu kita mengelola stres dan meningkatkan kesejahteraan hidup.

Aktivitas Fisik Intens: Ini adalah cara paling terkenal untuk memproduksi endorfin. Saat berolahraga intens seperti lari, bersepeda, atau berenang, tubuh mengalami tekanan fisik yang bisa memicu pelepasan endorfin. Sensasi "euforia pelari" (runner's high) adalah contoh klasik dari efek ini. Ini adalah cara tubuh meredakan rasa tidak nyaman atau nyeri selama aktivitas fisik berat, memungkinkan kita untuk terus bergerak melampaui batas yang kita pikirkan.

Tertawa Terbahak-bahak: Tertawa lepas bukan hanya baik untuk suasana hati, tapi juga secara ilmiah merangsang pelepasan endorfin. Tawa yang tulus dan berkepanjangan memicu kontraksi otot-otot di seluruh tubuh, mirip dengan olahraga ringan. Sinyal yang dikirim ke otak ini mendorong pelepasan neurotransmitter kebahagiaan, sehingga kita merasa lebih rileks dan bersemangat setelahnya.

Mendengarkan Musik: Musik punya kekuatan luar biasa untuk memengaruhi emosi kita. Mendengarkan musik favorit, terutama musik yang kita nikmati, bisa memicu pelepasan endorfin dan dopamin. Inilah mengapa mendengarkan lagu saat sedang sedih bisa membuat kita merasa lebih baik, atau mengapa musik menjadi bagian penting dalam terapi untuk mengelola rasa sakit dan stres.

Makan Makanan Tertentu: Rasa senang dari makanan favorit kita sebagian besar berkat endorfin. Makanan pedas, misalnya, dapat mengelabui otak untuk menganggap kita sedang mengalami rasa sakit ringan, yang kemudian direspons oleh tubuh dengan memproduksi endorfin sebagai pereda. Cokelat, terutama yang gelap, juga mengandung senyawa yang dapat merangsang pelepasan endorfin.

Pengalaman Sosial dan Romantis: Interaksi sosial yang positif, seperti berpelukan, berciuman, atau bahkan sekadar berbincang akrab dengan orang terdekat, dapat meningkatkan level endorfin. Kontak fisik yang intim dan hubungan yang penuh kasih sayang memicu pelepasan endorfin dan oksitosin (hormon cinta), yang memperkuat ikatan emosional dan memberikan rasa aman.

Kegiatan Kreatif dan Hobi: Melakukan hobi yang disukai, seperti melukis, menulis, bermain alat musik, atau berkebun, bisa menjadi sumber endorfin. Saat kita tenggelam dalam kegiatan yang kita cintai, otak melepaskan endorfin yang meningkatkan fokus dan memberikan perasaan senang.

Manfaat Endorfin untuk Kesehatan

Pelepasan endorfin secara teratur punya manfaat besar untuk kesehatan jangka panjang:


Pereda Nyeri Alami: Endorfin adalah pereda nyeri alami yang paling kuat. Ia membantu tubuh mengatasi rasa sakit dari cedera ringan, nyeri kronis, atau bahkan rasa sakit saat melahirkan.
Pengurangan Stres dan Kecemasan: Endorfin dapat menurunkan level hormon kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres. Dengan begitu, endorfin membantu menenangkan pikiran dan mengurangi perasaan cemas.
Peningkatan Suasana Hati: Endorfin adalah pendorong utama perasaan bahagia. Dengan kadar endorfin yang cukup, kita cenderung merasa lebih optimis, termotivasi, dan berenergi.
Peningkatan Kekebalan Tubuh: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa endorfin dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, membuat kita lebih tangguh melawan penyakit.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved