5 Tips Agar Ketupat Lebih Tahan Lama dan Tidak Cepat Basi, Simpel dan Ampuh!
Tanggal: 30 Mar 2025 13:39 wib.
Tampang.com | Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, ketupat menjadi salah satu hidangan yang tidak pernah terlewatkan di meja makan. Makanan khas ini bukan hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga bagian tak terpisahkan dari tradisi yang sudah ada sejak lama.
Namun, sering kali kita mendengar keluhan bahwa ketupat cepat basi atau bahkan berlendir setelah disimpan beberapa saat. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, pakar dari IPB University memberikan beberapa tips berharga tentang cara membuat dan menyimpan ketupat agar tetap awet dan lezat.
1. Pilih Jenis Beras yang Tepat
Salah satu faktor utama yang mempengaruhi daya tahan ketupat adalah jenis beras yang digunakan. Menurut Prof Sugiyono, dosen dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan di IPB University, beras yang paling cocok untuk membuat ketupat adalah beras yang memiliki tekstur pera, yaitu beras yang tidak pulen.
Beras jenis ini menghasilkan ketupat yang lebih padat dan mampu bertahan lebih lama dibandingkan dengan beras pulen yang cenderung lebih lembek. Untuk hasil yang optimal, pilih beras putih yang sudah digiling dengan bersih dari dedak. Sebelum dimasukkan ke dalam anyaman janur, cuci beras dengan bersih dan rendam dalam air selama beberapa jam. Proses perendaman ini dapat membantu menghilangkan kotoran dan membuat beras lebih mudah dipadatkan saat dimasukkan ke dalam janur.
2. Gunakan Daun Muda yang Lentur
Selanjutnya, dalam proses pembuatan ketupat, pemilihan janur atau daun kelapa muda yang tepat sangatlah penting. Janur yang digunakan sebaiknya adalah daun muda yang lentur dan tidak mudah robek. Di beberapa daerah, sering kali digunakan daun palma atau pandan sebagai alternatif, namun janur kelapa tetap menjadi pilihan utama.
Menggunakan daun yang luwes akan memudahkan Anda saat membungkus beras dan membantu ketupat untuk terikat dengan baik. Prof Sugiyono mengingatkan pentingnya perlunya pemilihan janur yang masih segar dan muda agar ketupat tidak mudah bocor saat direbus.
3. Teknik Pembuatan yang Benar
Proses pembuatan ketupat juga memengaruhi ketahanan dan kualitas rasa. Prof Sugiyono merekomendasikan untuk menambahkan sedikit air kapur sirih ke dalam beras sebelum dimasukkan ke dalam janur. Air kapur sirih berfungsi untuk memperkeras tekstur ketupat, sehingga ketupat yang dihasilkan tidak mudah hancur.
Setelah proses memasak selesai, penting untuk segera meniriskan ketupat dan mengangin-anginkannya hingga permukaan luar kering. Dosen ini menekankan untuk tidak membiarkan ketupat mendingin dalam air rebusan karena hal ini dapat berefek pada kelembutan dan masa simpan ketupat itu sendiri.
4. Simpan di Kulkas
Salah satu cara yang paling praktis untuk menjaga ketupat agar tetap awet adalah dengan menyimpannya di dalam kulkas. Ketupat yang disimpan di dalam lemari pendingin bisa bertahan hingga 7-9 hari. Namun, ada baiknya untuk diingat bahwa tekstur ketupat bisa menjadi keras jika terlalu lama disimpan di kulkas.
Untuk mengembalikan kelembutan ketupat saat ingin dinikmati kembali, Anda bisa mengukusnya sebentar. Teknik ini sangat mudah dan efektif untuk memastikan ketupat tetap enak saat disajikan.
5. Teknik Pengawetan Tambahan
Meskipun teknik penyimpanan biasa sudah cukup, Anda juga bisa mempertimbangkan metode pengawetan tambahan seperti VACUUM atau pemanasan ulang. Akan tetapi, menurut Prof Sugiyono, belum ada bukti ilmiah yang mendukung efektivitas dari metode ini dalam konteks pembuatan ketupat di rumah tangga.
Metode ini juga dinilai cukup rumit dan kurang praktis untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penggunaan cara-cara tradisional yang lebih sederhana mungkin menjadi pilihan yang lebih baik bagi kebanyakan orang.
Dengan mengikuti lima tips yang disampaikan oleh ahli pangan dari IPB University ini, Anda tidak hanya dapat membuat ketupat yang lezat, tetapi juga memastikan bahwa ketupat tersebut bisa dinikmati lebih lama, tanpa khawatir akan masalah basi atau kualitas yang menurun. Tradisi membuat ketupat bisa menjadi lebih menyenangkan dan memuaskan ketika kita tahu cara-cara untuk menjaga keawetannya. Selamat mencoba dan semoga ketupat Anda sukses di hari raya nanti!