3 Cara Jitu "Work Life Balance" Sebagai Karyawan
Tanggal: 23 Feb 2025 17:48 wib.
Tampang.com | Menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau yang biasa disebut "work life balance" sangat penting bagi setiap individu. Keseimbangan ini berperan tentunya dalam meningkatkan produktivitas serta kesehatan mental kita. Namun, bagaimana cara sebenarnya untuk mencapainya di tengah rutinitas yang padat? Berikut ini adalah Tiga cara efektif yang dapat kamu terapkan untuk mencapai keseimbangan tersebut, seperti yang diacu dari laman Verywell Mind.
1. Membuat Perencanaan atau To-Do List
Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah menyusun perencanaan harian atau to-do list. Dengan cara ini, kamu dapat mengidentifikasi kegiatan mana yang memakan waktu cukup banyak dalam rutinitas harianmu. Menyusun rencana yang sesuai dengan kebutuhanmu akan sangat membantu untuk menganalisis pola perilaku dan menentukan strategi mana yang paling efektif dalam mencapai keseimbangan kerja dan kehidupan. Dengan melakukan perencanaan, kamu juga bisa lebih fokus dan tidak melewatkan hal penting yang perlu diselesaikan.
2. Beristirahat dengan Bijak
Sangat penting bagi kita untuk memberikan waktu istirahat yang cukup dalam hari kerja. Istirahat bukan hanya berarti cuti atau liburan panjang, tetapi juga sesi-sesi refresh yang singkat saat bekerja. Menurut Abbey Sangmeister, seorang pelatih burnout yang berbasis di New Jersey, mengambil cuti secara berkala merupakan langkah yang efektif untuk meningkatkan keseimbangan kerja dan kehidupan. Selain itu, dia juga menyarankan untuk meluangkan waktu di akhir pekan tanpa gangguan dari ponsel dan laptop. Hal ini membantu untuk memutuskan hubungan dari pekerjaan dan memungkinkan kita menikmati waktu bersama keluarga atau hobi yang disukai.
3. Tegakkan Batasan antara Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi
Menjaga pemisahan antara waktu kerja dan non-kerja mungkin terdengar mudah, tetapi sering kali lebih sulit untuk diterapkan. Sangmeister menjelaskan bahwa setelah selesai jam kerja, kamu harus benar-benar melepaskan pekerjaanmu. Ini artinya kamu tidak perlu memeriksa email, melihat notifikasi dari aplikasi kantor, atau bahkan membuka laptop untuk menyelesaikan “satu pekerjaan kecil”. Untuk mencapai ini, penting bagi kamu untuk menetapkan batasan yang jelas dan menciptakan zona dilarang bekerja. Misalnya, kamu bisa menghindari penggunaan perangkat kerja di rumah atau saat sedang berkumpul dengan teman-teman.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan setiap individu dapat menemukan titik keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi, sehingga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.