Kolaborasi Pemerintah dan Stakeholder Dorong Swasembada Pangan 2025
Tanggal: 28 Feb 2025 14:14 wib.
Jakarta Tampang.com | Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang dipimpin oleh Zulkifli Hasan terus memperkuat sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga guna mewujudkan impian besar Presiden Prabowo-Gibran dalam mencapai swasembada pangan. Dengan memanfaatkan potensi hasil bumi Indonesia, pemerintah optimis dapat meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Sebagai langkah konkret, Kemenko Bidang Pangan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 139,4 triliun untuk mendukung program swasembada pangan di tahun 2025. Dana ini akan digunakan untuk berbagai inisiatif strategis yang bertujuan meningkatkan produksi dan kemandirian pangan di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa alokasi anggaran ini merupakan langkah nyata dalam mendukung visi Presiden Prabowo untuk menjadikan ketahanan pangan sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Strategi Pertanian dan Tantangan yang Dihadapi
Dari sektor pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mempercepat pencapaian swasembada pangan. Langkah-langkah tersebut meliputi percepatan pencetakan sawah baru, optimalisasi lahan pertanian, serta peningkatan sarana dan prasarana produksi.
Namun, Kementan juga menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah menurunnya jumlah tenaga kerja di sektor pertanian. Penurunan jumlah rumah tangga petani di pedesaan menjadi perhatian serius dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan di masa depan.
Pagelaran #DemiIndonesia Mandiri Pangan
Sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan, Menko Bidang Pangan berkolaborasi dengan Kementan, Pemerintah Kabupaten Ngawi, Bulog, serta para petani untuk menggelar acara #DemiIndonesia Mandiri Pangan.
Acara yang akan berlangsung di Lapangan Pangkur, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi pada 3 Maret 2025 ini, bertujuan untuk mengapresiasi kerja keras petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ngawi, yang dikenal sebagai Lumbung Pangan Nasional, dipilih sebagai lokasi utama untuk menampilkan potensi pertanian daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Pagelaran ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah, tetapi juga sebagai ajang memperkuat hubungan antara pemerintah, petani, dan masyarakat luas. Salah satu keunikan acara ini adalah transaksi pangan langsung oleh Bulog serta simbolis pemberian alat pertanian kepada petani.
Berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, pedagang, hingga pejabat tinggi negara termasuk Presiden dan jajaran menteri akan turut hadir dalam acara ini untuk menyaksikan langkah strategis menuju swasembada pangan.
Rangkaian Kegiatan #DemiIndonesia Mandiri Pangan
Acara ini akan menghadirkan berbagai kegiatan menarik dan berdampak bagi sektor pangan nasional, di antaranya:
Panen Raya Bersama & Live Transaksi Panen Raya
Manifesto Swasembada oleh Menko Pangan
Talkshow dengan pakar dan pelaku industri pangan
Expo hasil panen dan produk ekonomi kreatif
Panggung Pesta Rakyat dan jajanan khas daerah
Turut hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, Gubernur Jawa Timur, serta Bupati Ngawi.
Dengan kolaborasi dan langkah nyata yang terus digalakkan, diharapkan swasembada pangan di Indonesia dapat segera terwujud, menjadikan ketahanan pangan sebagai pilar utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.