Mengungkap Misteri Nama Bika Ambon: Kenapa Kue Medan Ini Disebut dari Ambon?
Tanggal: 15 Feb 2025 21:57 wib.
Tampang.com | Bika Ambon adalah salah satu kudapan manis yang sangat populer di Indonesia. Namun, di balik kelezatannya, ada sebuah teka-teki yang sering membuat orang bertanya-tanya: mengapa kue ini disebut "Ambon", padahal berasal dari Medan, Sumatera Utara? Jika mendengar namanya, banyak yang mengira bahwa Bika Ambon berasal dari Ambon, Maluku, tetapi kenyataannya tidak demikian.
Sejarah panjang Bika Ambon telah menimbulkan berbagai teori tentang asal-usul namanya. Beberapa sejarawan dan pakar kuliner mencoba menelusuri jejak kue berwarna kuning dengan tekstur unik ini. Apa sebenarnya makna di balik nama "Ambon" dalam Bika Ambon? Yuk, kita telusuri lebih dalam!
Jejak Sejarah: Bika Ambon Sudah Ada Sejak Zaman Kolonial
Bika Ambon bukanlah makanan yang baru muncul belakangan ini. Jejaknya telah ditemukan dalam iklan di surat kabar De Locomotief yang terbit pada 26 Agustus 1933, jauh sebelum Indonesia merdeka.
Dalam iklan tersebut, ada toko di Semarang yang menjual berbagai kue tradisional, termasuk Bikang Ambon. Harga yang tercantum untuk satu porsi kue ini adalah 0,05 gulden. Selain Bikang Ambon, toko tersebut juga menjual kudapan khas Nusantara lainnya, seperti kue lapis, lemper, lumpia goreng, gado-gado, dan pastel.
Dari sini, terlihat bahwa nama "Bikang Ambon" sudah dikenal sejak era kolonial. Namun, apakah ada hubungannya dengan Bika Ambon yang kita kenal saat ini?
Versi Pertama: Bika Ambon Adalah Singkatan "Amplas Kebon"
Salah satu teori yang cukup kuat menyebutkan bahwa kata "Ambon" dalam Bika Ambon berasal dari singkatan "Amplas Kebon".
Dulu, di Medan terdapat sebuah daerah bernama Amplas, yang dikenal memiliki banyak perkebunan atau "kebon". Di wilayah ini, seorang buruh asal Jawa memperkenalkan kue yang memiliki rongga-rongga unik dan berwarna kuning.
Kue ini semakin terkenal setelah dibawa ke pusat kota Medan. Para pendatang, termasuk orang-orang Belanda, sangat menyukai rasanya. Seorang pedagang keturunan Tionghoa pun melihat peluang bisnis dan mulai memasarkannya secara lebih luas.
Menurut Murdijati Gardjito, seorang ahli kuliner Nusantara, kue ini akhirnya dikenal dengan nama Bika Ambon, sebagai kependekan dari "Amplas Kebon".
Versi Kedua: Nama Ambon Berasal dari Jalan Ambon di Medan
Teori lain yang cukup populer menyebutkan bahwa nama Bika Ambon berasal dari Jalan Ambon, yang terletak di Kota Medan.
Konon, kawasan ini sejak dulu sudah menjadi pusat penjualan Bika Ambon. Banyak toko yang khusus menjual kue ini, sehingga masyarakat mulai mengasosiasikannya dengan nama jalan tersebut.
Namun, belum ada bukti kuat apakah memang Bika Ambon pertama kali dijual di Jalan Ambon oleh seorang pedagang keturunan Tionghoa dari Amplas.
Versi Ketiga: Dibawa oleh Orang Ambon dari Malaysia
Versi lain menyebutkan bahwa Bika Ambon berasal dari seorang perantau Ambon yang datang ke Medan setelah sebelumnya tinggal di Malaysia.
Ia membawa resep kue bingka, yang merupakan makanan khas Malaysia, kemudian memodifikasinya sehingga menghasilkan Bika Ambon yang kita kenal sekarang. Namun, teori ini masih dipertanyakan karena tidak ada bukti sejarah yang cukup kuat untuk mendukungnya.
Mengapa Nama Tidak Sesuai Asal?
Fenomena nama makanan yang tidak sesuai dengan asalnya sebenarnya bukan sesuatu yang aneh di Indonesia.
Misalnya:
Soto Betawi yang banyak dijual oleh orang Madura.
Martabak Bangka yang juga populer di Jakarta.
Mie Aceh yang sudah menyebar di seluruh Indonesia.
Dalam banyak kasus, nama makanan sering kali lebih menggambarkan tempat pertama kali makanan itu populer atau dijual secara luas, bukan tempat asal resepnya.
Apapun Namanya, Bika Ambon Tetap Lezat!
Meskipun masih ada berbagai versi mengenai asal-usul nama Bika Ambon, hal ini tidak mengurangi kepopulerannya.
Kelezatan Bika Ambon terletak pada teksturnya yang unik, yakni kenyal di luar, lembut di dalam, serta memiliki serat-serat berlubang yang khas.
Tak heran jika banyak wisatawan yang berkunjung ke Medan menjadikan Bika Ambon sebagai oleh-oleh wajib. Beberapa merek terkenal seperti Bika Ambon Zulaikha bahkan memiliki antrean panjang setiap harinya!
Kesimpulan
Bika Ambon bukan berasal dari Ambon, Maluku, melainkan dari Medan, Sumatera Utara.
Ada beberapa teori mengenai asal-usul namanya:
"Ambon" adalah singkatan dari "Amplas Kebon".
Nama diambil dari Jalan Ambon di Medan.
Dibawa oleh orang Ambon dari Malaysia.
Terlepas dari teori mana yang benar, satu hal yang pasti: Bika Ambon tetap menjadi primadona kuliner Indonesia.
Bagi pecinta kuliner, menikmati Bika Ambon langsung dari kota asalnya di Medan tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Apakah kamu pernah mencicipi Bika Ambon asli Medan? Atau justru tertarik untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah?