Driver Ojol Demo Besar-Besaran di Jakarta Hari Ini, Stop Narik Penumpang
Tanggal: 17 Feb 2025 15:28 wib.
Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI), Lily Pujiati, menegaskan bahwa para pengemudi ojek online (ojol) akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di Jakarta pada Senin (17/2/2025). Aksi ini bertujuan untuk menekan pemerintah agar memenuhi beberapa tuntutan utama, salah satunya adalah hak Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pengemudi ojol, taksi online (taksol), dan kurir.
Lily menjelaskan bahwa sistem fleksibilitas dalam kemitraan yang diterapkan oleh platform penyedia layanan transportasi online hanyalah dalih untuk menghindari kewajiban membayar THR dan hak-hak pekerja lainnya. Padahal, menurutnya, para pengemudi ojol telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional.
Dalam aksi demonstrasi ini, para pengemudi ojol mengajukan beberapa tuntutan utama kepada pemerintah dan perusahaan penyedia layanan transportasi online, di antaranya:
Pembayaran THR bagi pengemudi ojol, taksol, dan kurir
Kenaikan tarif dasar per kilometer agar lebih layak
Transparansi sistem algoritma perhitungan pendapatan
Perlindungan sosial dan jaminan kesehatan bagi pengemudi
Peningkatan regulasi pemerintah untuk melindungi hak pekerja ojol
Para pengemudi menilai bahwa selama ini pendapatan mereka sangat dipengaruhi oleh kebijakan algoritma platform yang berubah-ubah dan sering kali lebih menguntungkan perusahaan daripada mitra pengemudi.
Salah satu masalah utama yang diangkat dalam aksi ini adalah ketidakpastian pendapatan akibat sistem algoritma yang digunakan oleh platform transportasi online. Lily menyoroti bahwa banyak pengemudi terpaksa bekerja hingga 17 jam atau lebih dalam sehari demi memperoleh penghasilan yang layak. Kondisi ini terjadi karena tarif per order yang diterima pengemudi tidak menentu dan sering kali terlalu rendah untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Dengan kondisi ini, banyak pengemudi merasa diperlakukan tidak adil karena perusahaan terus mendapatkan keuntungan besar sementara mereka harus berjuang keras hanya untuk sekadar bertahan hidup.
Aksi demonstrasi ini mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk organisasi buruh dan aktivis hak pekerja. Mereka mendukung perjuangan pengemudi ojol dalam menuntut kejelasan hak-hak mereka sebagai pekerja, terutama dalam hal perlindungan sosial dan kesejahteraan.
Pihak pemerintah sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi ini. Namun, para demonstran berharap ada pertemuan dengan perwakilan pemerintah dan perusahaan penyedia layanan transportasi online untuk membahas solusi konkret atas permasalahan yang mereka hadapi.
Demonstrasi besar-besaran yang dilakukan pengemudi ojol di Jakarta hari ini menunjukkan bahwa masih banyak ketidakadilan yang dirasakan oleh pekerja di sektor transportasi online. Mereka menuntut agar pemerintah dan perusahaan platform memberikan perhatian lebih pada kesejahteraan pengemudi dengan kebijakan yang lebih adil, termasuk pembayaran THR dan kenaikan tarif dasar. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, bukan tidak mungkin aksi serupa akan kembali terjadi di masa mendatang.