Anies Resmi Tutup Alexis

Tanggal: 29 Mar 2018 15:21 wib.
Gubernur DKI Anies Baswedan melepas keberangkatan petugas Satpol PP DKI Jakarta guna melakukan penutupan Hotel Alexis secara resmi pada pukul 14.00 WIB, Kamis (29/3).

Seperti diketahui sebelumnya Hotel Alexis diduga sebagai tempat prostitusi dan perdagangan manusia. Seperti diketahui juga Alexis merupakan satu hal yang menjadi salah satu janji Anies Baswedan ketika mencalonkan diri jadi gubernur DKI bahwa ia akan menutup Alexis.

Kepala Satpol PP Yani Wahyu mengatakan, Pemprov DKI melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI, telah memberikan waktu kepada pihak Alexis dalam waktu 5 kali 24 jam dan telah berakhir pada Rabu (28/3) kemarin. Namun, pihaknya tetap melakukan pengawasan sesuai dengan amat yang tertera dalam surat penutupan tersebut.

"Sampai sekarang Satpol PP masih mengawasi kegiatan yang ada di sana. Ternyata enggak ada hilir mudik kegiatan, enggak ada lalu lalang mobil. Artinya itikat baik ini harus dikawal," kaya Yani di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/3).

Yani menerangkan, pihaknya sudah mengawasi kegiatan Hotel Alexis dengan cara tertutup (secara rahasia). Hal itu untuk memastikan bahwa Alexis menaati peraturan dan memperlihatkan itikat baik terhadap keputusan Pemprov DKI.

"Sata mempunyai yang namanya tim pemantau atau lebih kerennya intelejen Satpol lah. Saya punya tim karena di struktur Satpol ada yang namanya kepala seksi pemantau. Kalau di TNI, Polri mungkin kasi intel tapi dikita namanya kepala seksi pemantau," ungkapnya.

Meski demikian, Yani menyebut sampai saat ini pihak Alexis telah bekerjasama dengan baik. Pasalnya, mereka telah memberitahukan secara resmi melalui spanduk penutupan di depan Gedung Hotel Alexis.

"Saya enggak lihat ada tanda-tanda ada mobil datang, pengunjung datang hanya saya lihat kemarin ada 3 security yang melakukan mengamanan di sana.
Memantau ada teknik cara, itikad baik mereka bisa jalan," tandasnya.

Diwartakan sebelumnya,  mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menyebutkan, temuan pelanggaran di Hotel Alexis antara lain tindakan perdagangan manusia dan prostitusi.

"Apa yang diindikasikan tentang praktik-praktik pelanggaran itu ditemukan bukti-bukti yang kuat telah terjadi. Bukan narkoba, yang narkoba kita tidak lihat, tetapi praktik prostitusi. Praktik perdagangan manusia ditemukan di situ," terang Anies, Selasa (27/3)

 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved