Ruwet: Ternyata Utang First Travel Capai Ratusan Milyar

Tanggal: 29 Agu 2017 08:42 wib.
Utang First Travel ternyata menggunung. Direktur Tindak Pidana Umum Brigadir Jenderal Pol. Herry Rudolf Nahak mengatakan bahwa biro perjalanan itu diduga berutang setidaknya Rp 848,7 miliar kepada para jemaah yang belum diberangkatkan.

Itu belum termasuk utang ke beberapa pihak lain. Ada uang tiket yang belum dibayar sebesar Rp 85 miliar, juga ke agen yang menyiapkan visa Rp 9,7 miliar.

Selai itu, ternyata First Travel juga memiliki utang pada penyedia hotel di Mekah dan Madinah.

Pengusaha asal Mesir Ahmes Saber Amin mengukapkan bahwa First Travel berhutang padanya hingga mencapai Rp 25 Miliar.

"First Travel telah berutang hampir US$ 2 juta (sekitar Rp 25 miliar) kepada kami," kata pengusaha Mesir, Ahmed Saber Amin.

Ahmed Saber Amin sudah beradadi Indonesia sekitar dua bulan ini untuk menuntut pertanggungjawaban bos First Travel, Andika Surachman (32) dan Anniesa Desvitasari Hasibuan (31). Mereka ditangkap petugas Bareskrim Polri pada 9 Agustus 2017, disusul Siti Nuraidah Hasibuan (26) alias Kiki Hasibuan, adik Anniesa, yang merupakan direktur keuangan First Travel.

Kerja sama bisnis Ahmed Saber Amin dengan First Travel sudah berjalan sejak 2015. Kerja sama ini berawal dari penyediaan penginapan. Waktu itu pembayaran berlangsung lancar.

Ahmed Saber Amin, yang merupakan pemilik perusahaan wisata 'Diar Al Manasil' di Mekah itu mengungkapkan, pembayaran First Travel mulai tersendat pada 2016. Utang pun menumpuk. "Mulai Maret 2017 First Travel berhenti menyetor pembayaran sama sekali," kata dia. 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved