Efek Samping Salah Pijat

Tanggal: 13 Apr 2018 10:09 wib.
Efek Samping Salah Pijat

 

Pijat atau massage adalah suatu tindakan menekan dan atau mendorong kulit, otot, tendon, dan ligament.

Pijat diketahui bisa memberikan manfaat bagi fisik dan emosional, karena  selain dapat meredakan cedera otot pijat juga bisa mengurangi stres dan rasa cemas.

Terapi pijat pada umumnya tidak membahayakan, akan tetapi penekanan yang tidak tepat atau terlalu berlebihan dapat membahayakan.

Berikut penjelasannya.

 

1. Menyebabkan Kerusakan Saraf

Terapi pijat dapat menyebabkan kerusakan pada saraf.

Pijat yang dilakukan terlalu dalam dan kencang bisa berpotensi menyebabkan kerusakan saraf di area leher maupun bahu. Kerusakan tersebut bisa terjadi apabila terapis memberikan tekanan pijat yang terlalu berlebihan.

 

2. Gula Darah Rendah

Terapi pijat terkadang bisa membuat tekanan gula darah menurun. Oleh sebab itu bagi penderita diabetes yang suka pijat secara rutin, harus memeriksa tekanan gula darah setelah melakukan pijat.

 

3. Menyebabkan rasa sakit

Setiap terapis memiliki teknik pijat yang berbeda-beda, terlebih jika terapis tersebut hanya memperoleh keahlian memijat secara otodidak tanpa mengikuti kursus atau pelatihan secara resmi.  Teknik pijat melibatkan berbagai tekanan, baik lembut dan kuat. Biasanya berbagai teknik itu bertujuan untuk mengobati luka atau jaringan otot. Pijat seharusnya tidak menyakitkan, terlepas dari apapun teknik pijatannya. Tetapi jika saat dipijat anda merasakan sakit, sebaiknya segera beritahu terapis agar ia dapat memberikan tekanan yang bisa diterima  oleh tubuh.

 

4.  Kulit dan Otot Tidak Sensitif

Pijatan yang salah sasaran akan membuat sensitifitas kulit dan otot anda berkurang atau bahkan hilang sama sekali. Hal ini dapat menjadi gangguan yang cukup merugikan, terutama bagi yang sudah berumah tangga.

Dalam hubungan seksual sentuhan merupakan hal utama yang bisa merangsang kerja otot. Jika istri sudah tidak bisa merespon sentuhan  suami, tentu hal ini akan berdampak pada  hubungan suami istri tersebut.

 

5. Menyebabkan kerusakan usus

Pijat perut yang tidak dilakukan ahlinya, bisa menimbulkan penyumbatan usus yang berakibat fatal.

Tekanan besar dari pijat perut dapat menyebabkan usus tersumbat (ileus) akibat perlengketan usus. Penyumbatan usus adalah kondisi di mana usus menjadi tersumbat, yang membuat makanan dan cairan tidak bisa melewati sistem pencernaan untuk dibuang menjadi kotoran.

Kondisi usus tersumbat yang tidak terdeteksi dan ditangani dapat menyebabkan kematian jaringan usus karena penyumbatan dapat memotong suplai darah ke sebagian daerah usus.

 

Meskipun pijat dapat membantu mengurangi nyeri otot dan berbagai hal lainnya, tetapi sebaiknya anda tetap berkonsultasi dengan dokter untuk memilih jenis pijat yang tepat dan aman dilakukan.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved