PELUKIS BIJAK

Tanggal: 5 Apr 2018 23:00 wib.
PELUKIS BIJAK

Ada seorang Rabi yang cacat, tetapi sangat berepengaruh. Ia bahkan dapat menentukan hidup dan mati seseorang. Mata dan kaki rabi ini cacat. Salah satu matanya buta dan satu kakinya pincang. Suatu hari, dengan pengaruh yang dimilikinya, ia ingin sekali agar dirinya dilukis dengan menggambarkan sebagai orang besar dan tetap menunjukkan dirinya sebagai orang yang cacat.

Rabi itu memanggil tiga orang pelukis terkenal dan membuat sayembara untuk melukis dirinya. Lukisan yang menurutnya paling baik akan diberikan hadiah dan pelukis yang ia rasa menghina dirinya akan dijatuhi hukuman mati.

Pelukis Pertama melukis rabi itu dalam kemegahan jubah seorang raja disertai mahkota, namun dengan tetap satu mata buta dan satu kaki pincang. Melihat lukisan tersebut, rabi itu merasa tersinggung dan membunuh pelukis tersebut

Pelukis Kedua melukis rabi itu dengan kemegahan raja, namun mata yang buta dan kaki pincang telah dihilangkan. Rabi itu juga merasa dihina karena telah dihilangkan keberadaannya dirinya yang asli, sehingga pelukis kedua juga dibununya.

Pelukis Ketiga ia melukis rabi itu dalam sebuah pertempuran, dan ia menjadi pertempuran tersebut. Dalam pertempuran tersebut, digambarkan sedang membidik busur panah dengan satu mata tertutup dan satu kaki diangkat di tepian kereta kuda. pelukis ketiga ini melukis mata rabi yang buta dengan cara menggambarkannya seperti seorang yang sedang membidik busur panah yang tentunya setiap pemanah pasti menutup satu matanya. Hal ini memang benar menggambarkan keberadaan rabi yang matanya buta, namun harga dirinya tetap terjaga sebagai orang berpengaruh. Begitu juga dengan penggambaran kakinya yang seolah-olah sedang diangkat ketepian kereta kuda.

Orang berhikmat adalah seperti pelukis ketiga. Ia tidak hanya pintar, tetapi ia mampu menempatkan kepandaiannya di situsi yang tepat!!!
Copyright © Tampang.com
All rights reserved