Manfaat Lain dari Buka Puasa Bersama...

Tanggal: 11 Jun 2018 22:13 wib.
Bulan puasa rasanya sulit bisa lepas dari budaya ‘bukber’, ‘bubar’, ‘break iftar’, alias buka puasa bersama. Pada praktiknya ada banyak pro dan kontra juga lho tentang budaya yang satu ini. Ada yang bilang kalau buka bersama ini malah lebih sering membawa kita ke salat magrib yang terlambat, atau jadi malah ghibah bersama (jika kita tak pandai memilih topik bahasan perbincangan). Jangan juga kita langsung menilai sesuatu tanpa melihatnya lebih dalam. Ternyata ada juga lho manfaatnya ketika kita buka puasa bersama. Manfaat yang bisa kita peroleh adalah terjalinnya silaturahmi antar teman atau saudara. Tergantung kala itu dengan siapa kita berbuka bersama.

Kalau kita lanjut melihat lebih dalam manfaat lainnya dari buka puasa bersama yakni, melatih keterampilan interpersonal kita. Apa itu keterampilan interpersonal? Keterampilan interpersonal adalah salah satu ‘perangkat hidup’ yang bisa membantu kita untuk survive di tenang lingkungan sosial kita lho. Keterampilan ini adalah keterampilan memahami perasaan orang lain.

Coba bayangkan situasi ketika kita mengikuti kegiatan buka bersama. Kita tak mungkin ada sendirian kan di momen tersebut? ada kalanya kita berasa di tengah kumpulan orang yang kita kenal. Namun adakalanya juga kita berada di kumpulan stranger alias tak ada seorang pun yang bisa diajak berkomunikasi. Nah, di momen kita tidak sendiran itu adalah salah satu media kita melatih keterampilan interpersonal kita.

Sebelum kita mengajak berbincang lawan bicara kita, ada baiknya kita pelajari dulu lawan bicara kita. bukan berarti harus berkenalan dan berjabat tangan. Tapi cukup dari mengenali dia dari bahasa tubuhnya. Sebelum mengajak berbincang, perhatikan apakah dia memperhatikan jam terus-menerus? Apakah dia sangat lahap dan tampak tak ingin diganggu? Atau ketika kita sudah mengenal lawan bicara kita, tentunya kita mengenali topik apa yang cocok kita perbincangkan dengan A, kita juga tentunya mengenali topik perbincangan apa yang biasanya dibicarakan oleh B, dst.

Nah, keterampilan memahami orang ini, bukanlah sesuatu yang diajarkan secara text book. Namun melalui pengalamanlah keterampilan ini terolah. Siap melatih keterampilan memahami orang lewat kegiatan buka bersama?
Copyright © Tampang.com
All rights reserved