Berharap Tol Mapan (Malang-Pandaan) yang Segera Diresmikan, Mengatasi Kemacetan Jalur Surabaya-Malang

Tanggal: 26 Des 2017 02:13 wib.
Masalah kemacetan di seluruh kota besar di Indonesia akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kepemilikan kendaraan pribadi ditambah kepadatan penduduk yang semakin tinggi. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kemacetan tersebut dengan cara menambah pembangunan infrastruktur jalan seperti pembuatan jalan tol, ataupun pelebaran jalan raya.

Kemacetan tidak hanya terjadi di Jakarta saja, namun di berbagai kota lainnya seperti jalur dari Surabaya menuju Malang atau sebaliknya ini terkenal rawan terjadinya kemacetan dikarenakan infrastruktur yang kurang memadai. Jalan yang ada tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang melintas mengakibatkan terjadinya kemacetan.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin berharap tol Malang-Pandaan (Mapan) yang segera rampung ini akan mengatasi kemacetan yang terjadi di jalur Surabaya-Malang selama ini.

Menurut informasi yang diliput oleh radarmalang.id, ruas tol Malang–Pandaan memiliki panjang 38,688 kilometer dan terbagi dalam tiga bagian. Bagian I Kabupaten Pasuruan sepanjang 16,613 kilometer; Bagian II Kabupaten Malang sepanjang 21,45 kilometer; dan Bagian III Kota Malang sepanjang 0,625 kilometer. Ruas tol Mapan diperhitungkan memerlukan investasi Rp 5,97 triliun dengan biaya pembebasan lahan Rp 1,35 triliun.

"Kita berharap, segera jalan tol selesai. Sehingga warga tidak terkena macet lagi. Mudah-mudah cepat selesai, sehingga arah ke Malang bisa lancar. Kalau ke Malang, ke Batu tidak macet lagi. Problemnya memang infrastruktur," Machfud Arifin menjelaskan di Pos Pantau Karanglo, Kabupaten Malang, Senin (25/12).

Machfud melakukan pemantauan arus lalu lintas di Pos Karanglo Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil pemantauan tersebut arus lalu lintas mengalami kemacetan di beberapa titik akibat libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Machfud melakukan pemantauan arus lalu lintas di Pos Karanglo, Kabupaten Malang, setelah sehari sebelumnya mengaku keliling Surabaya. Selain itu juga Machfud menambahkan bahwa situasi arus lalu lintas selama Natal dan Tahun baru aman dan kondusif.

"Secara umum aman, Surabaya tidak terjadi apa-apa. Tidak ada kejadian menonjol. Kecelakaan yang mengakibatkan korban banyak juga tidak ada," katanya.

 

 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved