Bekasi di Prediksi jadi Target Pendatang Setelah Mudik Lebaran

Tanggal: 17 Jun 2017 21:48 wib.
Tampang.com- Mudik menjadi tradisi tersendiri di Indonesia saat lebaran tiba. Para perantau yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya rata-rata berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tak heran jika setiap moment mudik atau pulang kampung, jalur pantura maupun selatan jawa selalu di penuhi para pemudik. Alasan silaturahmi dengan orang tua dan keluarga yang tinggal di kampung halaman menjadi alasan dasar para pemudik untuk pulang ke rumah walaupun dengan bekal seadanya.

Saat kembali ke tempat kerja, tidak sedikit para pemudik yang membawa saudara, teman atau tetangga yang belum mempunyai pekerjaan atau menganggur untuk mengadu nasib di kota-kota yang menjadi tempat kerja mereka yang sudah berhasil dalam mencari penghasilan atau minimal mempunyai kehidupan yang ebih baik dari yang di kampung halaman. namun sayangnya kedatangan para pendatang ini terkadang hanya berbekal modal nekat atau mengandalkan saudaranya yang sudah bekerja di kota yang dituju. Alhasil bukan pekerjaan yang mereka dapat, tapi pengangguran bertambah banyak di kota-kota yang dituju.

Bekasi, menjadi salah satu target para pendatang yang ingin mengadu nasib. Banyaknya pabrik di Bekasi yang mendorong para pendatang ini untuk bekerja di kota ini dengan cenderung mengandalkan sanak famili atau saudara yang sudah bekerja di pabrik yang ada di Bekasi.

Kepala Dinas kependudukan dan Catatan Sipil ( Disdukcapil ) Kota Bekasi, Erwin Effendi, menjelaskan umumnya para pendatang ini mencari pekerjaan setelah lulus sekolah. Erwin memprediksi pendatang yang akan datang ke Bekasi sekitar 200 ribu orang.

Untuk mengantisipasi arus urban pendatang dari luar kota, Pemkot Bekasi akan menggelar operasi yustisi di beberapa titik kedatangan pendatang seperti terminal dan stasiun kereta.Pihaknya juga akan bekerja sama dengan kelurahan dan aparat RW dan RT apabila ditemukan ada pendatang baru agar diperiksa kelengkapan admistratifnya.

Pada dasarnya Pemkot Bekasi tidak melarang pendatang yang datang untuk mencari pekerjaan, asalkan sudah berbekal keterampilan atau keahlian yang dimiliki. Ini menghindari terjadinya pengangguran yang semakin meningkat di kota Bekasi.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved