Petir Menewaskan 22 Orang di Bangladesh

Tanggal: 2 Jul 2017 19:25 wib.
Dilansir dari timesofindia.indiatimes.com - Serangan petir telah menewaskan setidaknya 22 orang di Bangladesh dalam 48 jam terakhir, pihak berwenang mengatakan pada hari Selasa, 20 Juni, seminggu setelah hujan musim hujan memicu serangkaian tanah longsor yang mematikan di negara ini.

Kejadian tersebut terjadi saat badai menyapu negara tersebut pada hari Minggu dan Senin, kepala departemen manajemen bencana Reaz Ahmed mengatakan kepada AFP.

Di antara korban yang tewas adalah sepasang suami istri dan anak perempuan mereka yang sedang bekerja di sebuah peternakan kacang ketika mereka disambar petir.

Ratusan orang meninggal setiap tahun akibat serangan petir di Bangladesh dan para ahli mengatakan bahwa perubahan iklim telah memperburuk masalah ini.

Mereka juga menyalahkan deforestasi dan hilangnya pohon yang lebih tinggi seperti pohon palem yang biasa bertindak sebagai konduktor petir.

Otoritas tahun lalu mendeklarasikannya sebagai bencana alam ketika jumlah korban resmi mencapai 200 kematian, dan 82 orang meninggal dalam satu hari di bulan Mei.

Para ahli mengatakan angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi karena banyak korban yang tidak dilaporkan. Menurut salah satu sumber yang memonitor, 349 orang tewas akibat serangan petir pada 2016.

Petugas bencana menghabiskan beberapa bulan tahun lalu untuk membahas dan mencari cara mengurangi jumlah korban yang kemudian menghasilkan sebuah program yaitu penanaman sejuta pohon palem.

Departemen meteorologi juga telah melatih 20.000 siswa sekolah untuk menghindari sambaran petir.

Pekan lalu, lebih dari 160 orang tewas dan ratusan rumah hancur akibat tanah longsor yang dipicu oleh hujan lebat di daerah tenggara negara tersebut.
Copyright © Tampang.com
All rights reserved