Kehidupan di Mars, Apa Lagi yang Dicari?

Tanggal: 24 Sep 2017 11:51 wib.
Banyak ilmuwan yang setuju jika ada makhluk hidup di Planet Merah, Mars, mungkin akan berupa bakteri. Untuk menemukannya, ahli astrobiologi mungkin perlu memecahkan kode analisis kimia sampel batuan Mars. Hanya dengan begitu mungkin manusia tahu secara meyakinkan bahwa kehidupan ada di luar Bumi.

Sebuah makalah baru dalam jurnal Astrobiology menunjukkan bahwa NASA dan yang lainnya memburu bukti kehidupan di Mars dalam bentuk "microfossils" dapat menggunakan unsur vanadium dan spektroskopi Raman untuk mengkonfirmasi jejak kehidupan di luar bumi.

"Anda berhasil menyelesaikan pekerjaan Anda jika Anda melihat batuan sedimen purba untuk mikrofosil di Bumi - dan terlebih lagi di Mars," kata Craig Marshall, dari Universitas Kansas.

Memang, untuk beberapa waktu ahli paleontologi dan astrobiologi yang mencari banyak kehidupan di Mars telah menggunakan spektroskopi Raman, sebuah teknik yang dapat mengungkapkan komposisi seluler sampel.

Dalam makalah baru, Marshall dan rekan penulisnya menawarkan jalan menuju verifikasi yang ketat bahwa fosil-fosil mikro pernah hidup. Menurut para periset, teknik yang diusulkan bisa dilakukan dengan instrumentasi yang sudah direncanakan untuk misi penjelajah 2020 NASA untuk mengeksplorasi daerah Mars dimana lingkungan purba bisa mendukung kehidupan mikroba.

Marshall dan rekan-rekannya membuktikan konsep pengujian vanadium pada mikrofosil yang ada di Bumi, yang disebut acritarchs, yang diduga mirip dengan jenis jejak kehidupan yang mungkin ada di Planet Mars. 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved