Isu Warga Indonesia Dilarang Oleh Israel Memasuki Wilayah Yerusalem, Menteri Agama Angkat Bicara

Tanggal: 31 Mei 2018 17:04 wib.
Isu Warga Indonesia Dilarang Oleh Israel Memasuki Wilayah Yerusalem, Menteri Agama Angkat Bicara

Beredar isu bahwa mulai per  9 Juni Israel larang warga indonesia masuki wilayahnya.
Terkait isu tersebut, Pemerintah RI melalui Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan berharap Israel tidak melarang warga negara Indonesia mengunjungi Yerusalem.
Pernyataan itu disampaikan Lukman Hakim pada Rabu (30/52018), menanggapi isu yang menyebut warga berpaspor Indonesia tidak lagi diperbolehkan memasuki Israel sehingga tak bisa mengakses kota tersebut.

Namun sampai saat ini, belum ada pernyataan publik yang disampaikan oleh pihak Israel terkait isu tersebut.

 

Isu tersebut beredar Melalui pernyataan di media sosial Indonesian Pilgrimage Travel Agents Association (IPTA) menyatakan Israel akan melarang masuk turis Indonesia ke wilayahnya mulai 9 Juni 2018. Larangan itu diduga merupakan tindakan balasan Israel atas kebijakan Pemerintah Indonesia terhadap Negara Zionis tersebut. Isu pelaranngan WNI masuk wilayah Israel juga dimuat juga dalam situs albalad.co

 

Lukman juga mengungkapkan bahwa Yersusalem merupakan milik bersama.

"Selaku Menag ini kaitannya dengan peribadatan ya. Banyak umat beragama yang harus mengunjungi Yerusalem. Kalau kota suci itu milik bersama sebenarnya," kata Lukman di Kompleks Istana Kepresidenan.

 

Ia menambahkan bahwa semestinya Israel memahami benar Yerusalem merupakan kota suci bagi penduduk dunia.

"Setiap penduduk dunia mestinya punya hak yang sama mengunjungi tempat suci. Mestinya tidak boleh ada larangan mengunjungi karena menjadi concern semua umat beragama," tuturnya.



 

 

 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved